Rapid Test Reaktif, 3 Pengunjung Kafe Langsung Masuk Karantina
Rabu, 08 Juli 2020 - 08:28 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Kasus COVID-19 di Jatim Tak Kunjung Turun, Ini Usulan Kapolda )
Sutiaji mengatakan, kasus positif COVID-19 di Kota Malang terus bertambah, makanya opsgab ini akan terus digelar secara acak, untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.
"Kami berharap warga Kota Malang, lebih peduli terhadap kesehatannya, dengan penerapkan protokol kesehatan. Sehingga, penularan COVID-19 dapat terus ditekan," tegasnya.
Kafe yang kedapatan pengunjungnya reaktif saat dilakukan rapid test, langsung diminta oleh Sutiaji untuk tutup sementara waktu. "Karena tidak mampu menerapkan protokol kesehatan, sementara kafe ditutup, apabila tetap tidak mentaatinya, maka izin usahnya bisa dicabut," tegasnya.
Sutiaji mengatakan, kasus positif COVID-19 di Kota Malang terus bertambah, makanya opsgab ini akan terus digelar secara acak, untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.
"Kami berharap warga Kota Malang, lebih peduli terhadap kesehatannya, dengan penerapkan protokol kesehatan. Sehingga, penularan COVID-19 dapat terus ditekan," tegasnya.
Kafe yang kedapatan pengunjungnya reaktif saat dilakukan rapid test, langsung diminta oleh Sutiaji untuk tutup sementara waktu. "Karena tidak mampu menerapkan protokol kesehatan, sementara kafe ditutup, apabila tetap tidak mentaatinya, maka izin usahnya bisa dicabut," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :