Didominasi Sepeda Motor, Kendaraan Listrik di Jabar Terdata Baru 545 Unit

Kamis, 10 November 2022 - 14:59 WIB
loading...
Didominasi Sepeda Motor,...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil berpose dengan mobil listrik yang akan digunakan sebagai kendaraan operasional kedinasannya. Foto/Humas Pemprov Jabar
A A A
BANDUNG - Di tengah gencarnya sosialisasi tentang kendaraan listrik , jumlah kendaraan listrik yang terdata di Provinsi Jabar ternyata baru 545 unit dan didominasi oleh sepeda motor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar, Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, berdasarkan Open Data Jabar, jumlah kendaraan bermotor di Jabar pada tahun 2021 sebanyak 16,3 juta unit. Adapun kendaraan listrik, hingga saat ini, baru sekitar 545 unit.

"Dilihat dari jenisnya kebanyakan (kendaraan listrik yang digunakan) adalah tipe sepeda motor," ungkap Setiawan, Kamis (10/11/2022).

Setiawan mengatakan, jumlah kendaraan listrik di Jabar yang masih rendah tersebut harus terus ditingkatkan. Dia pun memastikan, pihaknya terus mendukung ekosistem keberlangsungan kendaraan listrik di Jabar. "Jumlah kendaraan listrik (EV) harus diakselerasi," ujarnya.

Baca juga: Pasar Caringin Bandung Terbakar 5 Jam, 36 Kios Buah Ludes

Dalam upaya mendukung ekosistem kendaraan listrik, pihaknya menerapkan sistem pentahelix dengan melibatkan akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan unsur pemerintahan.

Bahkan, kata Setiawan, dari unsur akademisi, Pemprov Jabar menggaet University of Nottingham UK seperti yang telah dilakukan lewat Seminar Pentahelix Collaboration bertema "Rencana Pengembangan dan Masukan Terhadap Kerja Sama Pemprov Jabar dan University of Nottingham UK di Gedung Sate, Rabu (9/11/2022) kemarin.

"Kebersamaan kedua belah pihak dalam rangka pengembangan unit kendaraan listrik itu sendiri. Hal tersebut dinilai penting karena seiring bertambahnya jumlah penduduk Jabar, maka penggunaan kendaraan pun akan terus bertambah," jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga terus berupaya menghadirkan energy supply untuk kendaraan listrik. Beberapa waktu lalu, Pemprov Jabar bersama PLN Unit Induk Distribusi Jabar telah meluncurkan 104 SPKLU yang tersebar di seluruh wilayah Jabar.

Selain itu, dukungan terhadap industri ataupun pengrajin kendaraan custom atau bengkel konversi kendaraan konvensional menjadi kendaraan listrik juga terus dilakukan, salah satunya dengan standardisasi dan sertifikasi.

"Capacity building untuk sumber daya, kemudian juga penting dalam mengembangkan kendaraan listrik di Jabar," kata Setiawan.

Setiawan menambahkan, masih masifnya penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) telah berdampak pada tingginya polisi. Oleh karenanya, penggunaan kendaraan listrik, termasuk energi baru terbarukan (EBT) menjadi solusinya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Jabar, Bedi Budiman menyatakan, DPRD Jabar mendukung terwujudnya migrasi kendaraan berbahan bakar minyak ke listrik. Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik bertujuan untuk menghadirkan transportasi yang murah dan efisien.

Bedi berharap, ke depan, Indonesia khususnya Jabar dapat berdikari dan mandiri dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik ini. Oleh karenanya, kata Bedi, momen kolaborasi bersama University of Nottingham harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Kami berharap agar ke depan ketergantungan kita terhadap luar negeri bisa tertangani," katanya.

Profesor Patrick Wheeler dari University of Nottingham UK mengemukakan sejumlah hal terkait konversi kendaraan konvensional ke listrik. Pertama, perlu dipersiapkan sistem storage atau penyimpanan energi elektrik. "Lalu, hal yang paling esensial saat ini adalah pengembangan teknologi," ujarnya.

Patrick juga mengatakan bahwa mesin-mesin elektrik dan daya elektronika juga menjadi kunci pengembangan teknologi, khususnya dalam pengembangan kendaraan listrik.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Polda Metro Bongkar...
Polda Metro Bongkar Gudang Ribuan Motor Hasil Kejahatan Siap Ekspor, Ini Penampakannya
Kendaraan Listrik di...
Kendaraan Listrik di Jakarta Bebas Pajak, Pramono: Kami Serius Kurang Polusi
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
Wakil Presiden RI Tinjau...
Wakil Presiden RI Tinjau Fasilitas Produksi dan Proses Konversi Motor Listrik United E-Motor Plant 3
Buru Motor Listrik Premium...
Buru Motor Listrik Premium di PRJ 2026, United TX3000 Cuma Rp23 Jutaan
Rekomendasi
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
Berita Terkini
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Infografis
Kebakaran Baru di Los...
Kebakaran Baru di Los Angeles, Trump Justru Ancam Hentikan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved