Ojol Geruduk Hotel Kawasan Mangga Besar, Ada Apa?
Kamis, 10 November 2022 - 01:08 WIB
loading...
Massa pengemudi ojek online (ojol) menggeruduk salah satu hotel di Jalan Raya Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (9/11/2022) pukul 20.38 WIB. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Massa pengemudi ojek online ( ojol ) menggeruduk salah satu hotel di Jalan Raya Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu (9/11/2022) pukul 20.38 WIB. Dari video yang beredar di media sosial, terlihat ratusan ojol berteriak meminta terduga pelaku untuk keluar dari hotel.
Tampak ekspresi kekesalan muncul dari raut wajah mereka. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce menjelaskan, massa ojol tersebut berkumpul di depan hotel karena mendengar informasi adanya salah seorang rekan ojol yang menjadi korban pemukulan.
"Hari ini terjadi ada kasus penganiayaan yang mana diawali dari seseorang menyebrang dan hampir tertabrak oleh ojol, sehingga marah-marah dan terjadi pemukulan," ujar Pasma kepada wartawan, Rabu (9/11/2022).
Baca juga: 230 Personel Polisi Kawal Pertemuan Driver Ojol dan Aplikator
"Setelah melakukan pemukulan (ke ojol), pelaku lari ke Hotel Sumi, sehingga rekan-rekan ojol memanggil kawan-kawan ojol yang lain," lanjutnya.
Kendati demikian, Pasma belum bisa menjelaskan rinci terkait peristiwa ini. Ia hanya mengatakan bahwa pihaknya masih menindaklanjuti laporan yang telah dibuat oleh pelapor.
Tampak ekspresi kekesalan muncul dari raut wajah mereka. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce menjelaskan, massa ojol tersebut berkumpul di depan hotel karena mendengar informasi adanya salah seorang rekan ojol yang menjadi korban pemukulan.
"Hari ini terjadi ada kasus penganiayaan yang mana diawali dari seseorang menyebrang dan hampir tertabrak oleh ojol, sehingga marah-marah dan terjadi pemukulan," ujar Pasma kepada wartawan, Rabu (9/11/2022).
Baca juga: 230 Personel Polisi Kawal Pertemuan Driver Ojol dan Aplikator
"Setelah melakukan pemukulan (ke ojol), pelaku lari ke Hotel Sumi, sehingga rekan-rekan ojol memanggil kawan-kawan ojol yang lain," lanjutnya.
Kendati demikian, Pasma belum bisa menjelaskan rinci terkait peristiwa ini. Ia hanya mengatakan bahwa pihaknya masih menindaklanjuti laporan yang telah dibuat oleh pelapor.
Lihat Juga :