35 Gardu Listrik Rusak Akibat Longsor, PLN Normalkan 31 Unit di Cianjur

Rabu, 09 November 2022 - 10:41 WIB
loading...
35 Gardu Listrik Rusak Akibat Longsor, PLN Normalkan 31 Unit di Cianjur
Sebanyak 31 dari 35 gardu listrik rusak di wilayah layanan Listrik Jawa Barat khususnya Cidaun Cianjur, akibat longsor
A A A
BANDUNG - Sebanyak 31 dari 35 gardu listrik yang rusak paska gangguan kelistrikan yang terjadi Wilayah layanan Listrik Jawa Barat khususnya Cidaun Cianjur, akibat longsor pada Sabtu (05/11/2022) mulai normal.

Dari Peristiwa longsor tersebut yang terjadi sejak Sabtu sekitar pukul 18.45 WIB, sebanyak 35 Gardu Distribusi yang terdampak sebanyak 31 Gardu sudah dinormalkan kembali menyisakan 4 Gardu yang berada di Lokasi yang masih sulit diakses.

Berdasarkan data PLN dari kejadian tersebut sampai dengan pukul 17.00 WIB dari 5.505 pelanggan terdampak 4.933 sudah berhasil dinormalkan kembali.

Baca juga: Sungai Cihaur Meluap, Permukiman Warga Terendam Banjir

"Saat ini tim BPBD terus mengupayakan perbaikan dengan memprioritaskan penanganan jaringan listrik, namun titik longsor sangat banyak, akan tetapi personil BPBD sudah dikerahkan di titik-titik bencana dan alat berat dari Finas Pekerjaan Umum juga dikerahkan di sejumlah lokasi bencana" kata Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Wibowo.

Di sisi lain, PLN masih terus mengupayakan manuver jaringan dan menerjunkan 55 personil yang terdiri pegawai dan petugas pelayanan teknis, selain itu juga melakukan upaya pengamanan aset PLN, lokasi saat ini juga sedang dijaga oleh aparat demi keamanan bersama mencegah apabila terjadi hal yang membahayakan.

“Kami sangat mengapresiasi usaha petugas dalam melakukan penormalan listrik sampai dengan saat ini, wilayah 4 Gardu tersisa cukup berat, akses jalan yang terputus, terus diguyur hujan dan masih labil membuat petugas harus ekstra hati-hati kami terus akan mengupayakan penormalan jaringan dan bekerjasama dengan pemerintah dan aparat agar listrik kembali menyala,” ujar Manager PLN UP3 Cianjur, Hermansyah.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2840 seconds (10.101#12.26)