Pernah Dikunjungi Wali Kota dan Menteri, Jalan Rusak di Tangerang Ini Tak Pernah Diperbaiki
Senin, 07 November 2022 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini diperparah dengan musibah banjir yang selalu terjadi ketika hujan turun. Sehingga, menyebabkan jalan tersebut terdapat kubangan layaknya comberan. Baca: Jalan Penghubung Bogor-Cianjur Rusak Berat, Pemkab Bogor Tutup Mata
Warga pun berinisiatif meninggikan jalan itu menggunakan puing-puing bekas bangunan. Namun tetap saja, banjir tidak bisa dihindarkan. Malah membuat jalan tersebut semakin tak bisa dilewati dan terlihat kumuh.
"Selama ini kami demo belum ada tanggapan, termasuk juga mengadu ke DPRD," ujarnya. Dia pun berharap Pemkot Tangerang bisa memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Sebab, jalan itu menjadi akses utama warga.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua RW 25, Antonius. yang sudah 12 tahun tinggal di wilayah tersebut merasa kecewa, lantaran Pemkot Tangerang sampai saat ini tidak bisa menyelesaikan masalah serah terima fasos/fasum.
"Apapun yang menjadi tanggung jawab warga sudah dipenuhi, dari mulai pajak dan lainnya, tapi nyatanya kita belum mendapatkan sentuhan pembangunan di wilayah ini. Kita hanya melakukan secara mandiri, tentunya ini sangat membebani kondisi warga," katanya.
Warga pun berinisiatif meninggikan jalan itu menggunakan puing-puing bekas bangunan. Namun tetap saja, banjir tidak bisa dihindarkan. Malah membuat jalan tersebut semakin tak bisa dilewati dan terlihat kumuh.
"Selama ini kami demo belum ada tanggapan, termasuk juga mengadu ke DPRD," ujarnya. Dia pun berharap Pemkot Tangerang bisa memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Sebab, jalan itu menjadi akses utama warga.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua RW 25, Antonius. yang sudah 12 tahun tinggal di wilayah tersebut merasa kecewa, lantaran Pemkot Tangerang sampai saat ini tidak bisa menyelesaikan masalah serah terima fasos/fasum.
"Apapun yang menjadi tanggung jawab warga sudah dipenuhi, dari mulai pajak dan lainnya, tapi nyatanya kita belum mendapatkan sentuhan pembangunan di wilayah ini. Kita hanya melakukan secara mandiri, tentunya ini sangat membebani kondisi warga," katanya.
Lihat Juga :