Demo Tolak TKA China Ricuh, Pengunjuk Rasa Paksa Masuk Bandara Haluoleo

Selasa, 07 Juli 2020 - 18:32 WIB
loading...
Demo Tolak TKA China...
Unjuk rasa tolak kedatangan tenaga kerja asing (TKA) China gelombang ketiga di Simpang Tiga Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara berlangsung ricuh, Selasa petang (7/8/2020).
A A A
KENDARI - Unjuk rasa tolak kedatangan tenaga kerja asing (TKA) China gelombang ketiga di Simpang Tiga Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara berlangsung ricuh , Selasa petang (7/8/2020). (Baca juga; TKA China Nyaris Disandera Pendemo di Bandara Haluoleo Sultra)

Puluhan pengunjuk rasa yang memaksa masuk ke dalam bandara di hadang barikade petugas kepolisian yang menjaga jalanya demo. Aksi saling dorong pun tak dapat terhindarkan. (Baca juga: ABG Korban Pemerkosaan Diperkosa Kembali Oknum P2TP2A, Polisi Periksa Saksi)

Massa pengunjuk rasa menuntut Pemprov Sulawesi Tenggara menunda kedatangan TKA gelombang ketiga dan meminta ratusan TKA yang telah datang pada gelombang 1 dan 2 ini dipulangkan ke negara asalnya. (Baca juga: Oknum Jaksa Selundupkan Obat Daftar G Diserahkan ke Polisi)

Masa khawatir kedatangan TKA di tengah pandemi COVID-19 yang bisa saja membawa virus dari negeri asalnya. Koordinator aksi demo, Alfian Anas menyatakan jika ratusan TKA gelombang ketiga tetap masuk ke Sulawesi Tenggara, maka massa pengunjuk rasa mengancam akan kembali turun berdemontrasi dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi dan akan menduduki Bandara Haluoleo, Kendari.

Sementara itu rencana kedatangan ratusan tka gelombang ketiga pada hari batal di laksanakan oleh pihak perusahaan lantaran gelombang penolakan yang terus bergulir.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M4,5 Guncang Kendari,...
Gempa M4,5 Guncang Kendari, Berpusat di Darat Akibat Sesar Aktif
Warga Kendari Bersyukur...
Warga Kendari Bersyukur Terima Daging Kurban dari Partai Perindo
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Dituntut 2 Tahun Penjara,...
Dituntut 2 Tahun Penjara, Delpedro: Kami Hargai Kerja Keras Jaksa meski Buruk
Delpedro Cs Dituntut...
Delpedro Cs Dituntut 2 Tahun terkait Unggahan 19 Konten Media Sosial
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
TPF LN HAM Dalami Unsur...
TPF LN HAM Dalami Unsur Sistematis Kericuhan Unjuk Rasa Agustus 2025
Admin Instagram Bekasi...
Admin Instagram Bekasi Menggugat Divonis 7 Bulan Penjara di Kasus Demo Agustus 2025
Rekomendasi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Resmikan Penataan Jalan...
Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Pramono: Wajah Baru Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved