Pemuda Ancam Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota Dewan
Selasa, 07 Juli 2020 - 18:06 WIB
loading...
A
A
A
Ibrahim menuturkan, Amda bahkan mengancam polisi yang hendak melakukan pendekatan persuasif agar warga membubarkan diri dan mengentikan kegiatan perjudian.
"Yang bersangkutan bereaksi dan tidak suka saat dibubarkan. Dia melalukan pengancaman dan penghinaan dengan cara memecahkan sebuah botol berbentuk runcing kemudian pecahan botol digunakan untuk mengejar beberapa orang di lokasi termasuk anggota," imbuh Ibrahim.
Ibrahim mengklarifikasi isu yang beredar, terkait kegiatan sabung ayam yang dibubarkan merupakan rangkaian dari pesta adat masyarakat setempat. Isu itu menjadi liar seiring dengan viralnya video tersangka saat menantang duel Kasat Sabhara Polres Torut AKP Daryatmo.
Baca Juga: Pemuda yang Mengamuk Saat Pesta Sabung Ayam Dibekuk Tak Berkutik
Video berdurasi 51 detik tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman video tersebut, terlihat jelas kerumunan massa yang berkumpul di lokasi. Tersangka Amda, mendekati Daryatmo dan mengungkapkan pernyataan bernuansa sarkastis. Tersangka disebutkan Ibrahim, dianggap menghina institusi kepolisian.
"Yang bersangkutan bereaksi dan tidak suka saat dibubarkan. Dia melalukan pengancaman dan penghinaan dengan cara memecahkan sebuah botol berbentuk runcing kemudian pecahan botol digunakan untuk mengejar beberapa orang di lokasi termasuk anggota," imbuh Ibrahim.
Ibrahim mengklarifikasi isu yang beredar, terkait kegiatan sabung ayam yang dibubarkan merupakan rangkaian dari pesta adat masyarakat setempat. Isu itu menjadi liar seiring dengan viralnya video tersangka saat menantang duel Kasat Sabhara Polres Torut AKP Daryatmo.
Baca Juga: Pemuda yang Mengamuk Saat Pesta Sabung Ayam Dibekuk Tak Berkutik
Video berdurasi 51 detik tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman video tersebut, terlihat jelas kerumunan massa yang berkumpul di lokasi. Tersangka Amda, mendekati Daryatmo dan mengungkapkan pernyataan bernuansa sarkastis. Tersangka disebutkan Ibrahim, dianggap menghina institusi kepolisian.
Lihat Juga :