Kuatkan Ideologi Pancasila, Penyuluh Agama di Talaud Ikuti Uji Kopetensi Wawasan Kebangsaan
Sabtu, 05 November 2022 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan bentuknya, menurut Lare Bonte, yakni Uji Kompetensi Wawasan Kebangsaan dan Pemahaman Keagamaan Penyuluh Agama Islam Fungsional dan Non PNS, dengan peserta satu penyuluh agama Islam fungsional dan 15 penyuluh agama Islam non-PNS.
Lare Bonte menambahkan uji kompetensi itu meliputi empat aspek, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, antikekerasan, dan penerimaan terhadap budaya lokal dengan nilai total 100.
Pengambilan data secara daring menggunakan telepon pintar atau komputer jinjing secara serentak di 26 provinsi di Indonesia, bertempat di Kantor Kemenang kabupaten atau kota pada tanggal 1 November 2022, dengan pembagian jadwal yang telah ditentukan.
Baca juga: 1 Tewas Akibat Tawuran di Makassar, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sebagai wujud keikutsertaan secara nasional, ia mengharapkan, penyuluh mengerjakan soal dengan serius dan cermat terhadap pertanyaan yang dihadapi. Menurutnya, peranan penting penyuluh agama, antara lain ikut meningkatkan keimanan, kerukunan, dan toleransi dalam kehidupan berbangsa yang multikultural, serta mendorong partisipasi umat dalam membangun bangsa.
Ia mengharapkan, mereka menunjukkan peran utama dengan melaksanakan tugas sebagai tangan panjang pemerintah dalam penyuluhan keagamaan, salah satunya dengan mengikuti uji kompetensi dengan baik.
Lare Bonte menambahkan uji kompetensi itu meliputi empat aspek, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi, antikekerasan, dan penerimaan terhadap budaya lokal dengan nilai total 100.
Pengambilan data secara daring menggunakan telepon pintar atau komputer jinjing secara serentak di 26 provinsi di Indonesia, bertempat di Kantor Kemenang kabupaten atau kota pada tanggal 1 November 2022, dengan pembagian jadwal yang telah ditentukan.
Baca juga: 1 Tewas Akibat Tawuran di Makassar, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sebagai wujud keikutsertaan secara nasional, ia mengharapkan, penyuluh mengerjakan soal dengan serius dan cermat terhadap pertanyaan yang dihadapi. Menurutnya, peranan penting penyuluh agama, antara lain ikut meningkatkan keimanan, kerukunan, dan toleransi dalam kehidupan berbangsa yang multikultural, serta mendorong partisipasi umat dalam membangun bangsa.
Ia mengharapkan, mereka menunjukkan peran utama dengan melaksanakan tugas sebagai tangan panjang pemerintah dalam penyuluhan keagamaan, salah satunya dengan mengikuti uji kompetensi dengan baik.
Lihat Juga :