Wawako Terima Kedatangan Tim Digital Revolution Fighter
Selasa, 07 Juli 2020 - 17:31 WIB
loading...
Wakil Wali Kota Solok Reinier, menerima kedatangan Tim Digital Revolution Fighter Popay Management Selasa (7/7/2020).
A
A
A
KOTA SOLOK - Wakil Wali Kota Solok Reinier, menerima kedatangan Tim Digital Revolution Fighter POPAY Management bertempat di Ruang Rapat Walikota Solok, Selasa (7/7/2020).
Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Rosavella YD, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Solok Bujang Putra, Kepala Dinas Pertanian Kota Solok Ikhvan Marosa, Sekretaris Dinas Kominfo Kota Solok Lusya Adelina, Kepala OPD terkait, serta Kabag terkait dilingkungan Setda Kota Solok.
Hafis dari Popay yang merupakan putra Tanah Datar ditemani rekannya Gerri Rahmadi yang merupakan putra asli Solok menjelaskan, Popay merupakan gagasan yang dicetuskan generasi milenial untuk mempermudah kehidupan, apalagi di tengah pandemi Covid-19.
Popay bergerak dalam tiga sektor, yakni sektor pendidikan, sektor bisnis dan sektor kesehatan. "Ketiga sektor ini sangat terganggu karena pandemi Covid-19," sebut Hafis.
Untuk bidang pendidikan sendiri, tim E-Learning sudah melibatkan dosen dan guru. "Dalam prosesnya, akan digunakan oleh para guru, siswa dan orang tua," ujarnya.
Turut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Rosavella YD, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Solok Bujang Putra, Kepala Dinas Pertanian Kota Solok Ikhvan Marosa, Sekretaris Dinas Kominfo Kota Solok Lusya Adelina, Kepala OPD terkait, serta Kabag terkait dilingkungan Setda Kota Solok.
Hafis dari Popay yang merupakan putra Tanah Datar ditemani rekannya Gerri Rahmadi yang merupakan putra asli Solok menjelaskan, Popay merupakan gagasan yang dicetuskan generasi milenial untuk mempermudah kehidupan, apalagi di tengah pandemi Covid-19.
Popay bergerak dalam tiga sektor, yakni sektor pendidikan, sektor bisnis dan sektor kesehatan. "Ketiga sektor ini sangat terganggu karena pandemi Covid-19," sebut Hafis.
Untuk bidang pendidikan sendiri, tim E-Learning sudah melibatkan dosen dan guru. "Dalam prosesnya, akan digunakan oleh para guru, siswa dan orang tua," ujarnya.