6 Perbedaan Jak Lingko dan Angkot Biasa

Kamis, 03 November 2022 - 23:05 WIB
loading...
6 Perbedaan Jak Lingko...
Jak Lingko yang berada di bawah naungan Pemprov DKI merupakan sistem transportasi yang terintegrasi rutenya, manajemen, hingga transaksi pembayarannya. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Terdapat 6 perbedaan Jak Lingko dan angkot biasa. Adanya moda transportasi umum di Jakarta itu memudahkan mobilitas masyarakat.

Jak Lingko yang berada di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta merupakan sistem transportasi yang terintegrasi rutenya, manajemen, hingga transaksi pembayarannya. Sekilas, angkot dan Jak Lingko terlihat sama, terutama pada bentuk kendaraannya.
Baca juga: 10.047 Angkot Bakal Terintegrasi dengan Jak Lingko pada 2030

Namun, sebenarnya terdapat beberapa perbedaan antara Jak Lingko dan angkot. Berikut 6 perbedaan Jak Lingko dengan angkot biasa yang dihimpun dari berbagai sumber, Kamis (3/11/2022):

1. Rute terintegrasi
Lazimnya angkot selalu menurunkan maupun menaikkan penumpang di mana saja, sekali pun jalanan sedang macet. Hal ini akan sangat membahayakan pengendara lain apabila angkot tiba-tiba berhenti. Risiko mengalami kecelakaan cukup tinggi.

Berbeda dengan Jak Lingko. Jak Lingko memiliki aturan untuk menaikkan dan menurunkan penumpang hanya di halte/bus stop sehingga lebih teratur. Jika halte kosong, pengemudi Jak Lingko harus tetap berhenti untuk memastikan penumpang yang ingin naik atau turun.

2. Tidak ngetem
Bagi pengguna angkot pasti tak asing dengan istilah ngetem. Ngetem merupakan aktivitas menunggu penumpang hingga angkot terisi penuh, di satu tempat, dengan waktu yang tidak menentu. Namun, ini tidak akan Anda rasakan jika menumpang Jak Lingko.

Agar tidak penuh di satu titik, Jak Lingko biasanya diberi jarak 5-7 menit untuk jalan sehingga penumpang tidak takut ketinggalan Jak Lingko.

3. Pembayaran dengan uang elektronik
Berbeda dengan angkot yang menggunakan uang tunai ketika membayar, Jak Lingko diharuskan membayar dengan uang elektronik seperti kartu Jak Lingko, E-Money, Flazz, Brizzi, dan sebagainya. Tarif dalam satu kali tap in dan tap out sebesar Rp3.500.

4. Memiliki CCTV
Pada setiap Jak Lingko dilengkapi CCTV untuk mengawasi kinerja pengemudi dan penumpang. CCTV ini juga berguna untuk mengetahui barang penumpang yang tertinggal, penumpang yang tidak menggunakan masker, hingga pengemudi yang meminta uang tunai kepada penumpang.

5. Menggunakan AC
Angkot identik dengan hawanya yang panas apalagi jika berdesakan. Hal ini tidak akan Anda rasakan jika menaiki Jak Lingko. Namun, belum semua Jak Lingko dilengkapi AC. Jika Anda beruntung, maka kemungkinan bisa mendapatkan Jak Lingko yang sudah dilengkapi AC.

6. Tidak ugal-ugalan
Angkot yang ugal-ugalan dan tidak taat pada rambu lalu lintas menjadi kekhawatiran bagi penumpang maupun pengendara lain. Berbeda dengan Jak Lingko, pengemudi Jak Lingko dibatasi untuk mengemudi hanya dalam kecepatan 40 km/jam.

(MG/Sekar Rahmadiana Ihsan)
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved