Berkas Kasus Pembunuhan Babinsa Pekojan Serda Saputra Diserahkan ke Oditur Militer

Selasa, 07 Juli 2020 - 15:05 WIB
loading...
Berkas Kasus Pembunuhan...
Kepala Oditurat Militer (Kaodmil) II 08 Jakarta Kolonel Sus Fariyatno Situmorang. SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A A A
JAKARTA - Sepekan ke depan Letda RW tersangka kasus pembunuhan terhadap anggota TNI AD petugas Babinsa Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, Serda Saputra, segera disidang. Berkas perkara, tersangka dan barang bukti sudah diserahkan ke Oditur Militer II Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Kepala Oditurat Militer (Kaodmil) II 08 Jakarta Kolonel Sus Fariyatno Situmorang mengatakan, dalam waktu sepekan terhitung sejak 7 Juli 2020, pihaknya akan segera membuat berita acara pendapat sebelum menuju ke tahap persidangan. Hal itu dilakukan karena ada tahapan yang berbeda antara hukum acara militer dan hukum acara pidana umum.

"Kami butuh waktu 7 hari kerja untuk membuatkan berita acara pendapat," kata Kolonel Sus Fariyatno Situmorang di Oditurat Militer Tinggi II, Jalan Dr Sumarno, Penggilingan, Jakarta Timur, Selasa (7/7/2020). (Baca juga; Terlibat Pembunuh Babinsa di Tambora, Polisi Ciduk Sembilan Pelaku Lagi )

Dalam hal ini, Feriyatno menambahkan, pihaknya pun harus melakukan koordinasi dengan perwira penyerah perkara untuk dapat segera mengadili oknum TNI AL Letda RW tersangka kasus pembunuhan terhadap Serda Saputra. Walaupun semua berkas sudah masuk, namun perwira penyerah perkara tidak menyerahkan anggotanya, jadi proses pengadilan dipastikan belum dapat berjalan.

"Masih ada keterkaitan dengan perwira penyerah perkara. Kalau perwira penyerah perkara tidak menyerahkan anggotanya untuk diadili, ya tidak bisa dia (tersangka) diadili untuk peradilan militer. Itulah hukum militer," ujarnya. (Baca juga; Kronologis Pembunuhan Babinsa, Danpuspom Sebut Letda RW Mabuk dan Marah Dihalangi Bertemu Pacar )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Hendardi Angkat Bicara...
Hendardi Angkat Bicara soal Pelibatan Babinsa TNI dalam Pengawasan Pajak
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
Rekomendasi
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Mendagri Harapkan Lulusan...
Mendagri Harapkan Lulusan IPDN Jadi Agen Perubahan ASN
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved