Masuk Ajaran Baru, Ini Skema Pembalajaran di Gunungkidul

Selasa, 07 Juli 2020 - 11:35 WIB
loading...
Masuk Ajaran Baru, Ini...
Seorang siswa SD tengah belajar di rumah. Dinas Pendidikan Gunungkidul tengah menyiapkan skema pembelajaran baru di tengah pandemi Corona. FOTO : SINDOnews/Ainun Najib
A A A
GUNUNGKIDUL - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul mulai menyiapkan tahun ajaran baru yang akan dimulai pada 13 Juli mendatang. Langkah ini diambil setelah melihat kejenuhan peserta didik saat belajar dari rumah karena pandemi Corona.

Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid menjelaskan, skema yang akan diambil di antaranya adalah pembelajaran di sekolah. Namun demikian pihaknya menyiapkan penerapan siswa masuk 50 persen dan akan dibagi dua. Selain itu juga jam pembelajaran yang tidak berlangsung lama seperti sebelum pandemi.

"Kita tengah siapkan formulasi siswa dibagi dua, masing-masing pembelajaran 50 persen. Kemudian jam juga dibagi dua kelas pertama dari jam 07.00 WIB - 09.00 WIB. Kemudian untuk kelas kedua pukul 10.00 - 12.00 WIB," terangnya kepada wartawan Selasa (7/7/2020).

Dijelaskannya, dengan pola pembelajaran seperti ini diharapkan siswa kembali senang dengan belajar di sekolah. Namun juga jam pelajaran menjadi singkat dan setiap kelas juga bisa diatur jaga jaraknya. "Kemudian juga protokol kesehatan ketat seperti masker, jaga jarak, cuci tangan dengan air mengalir yang wajib disiapkan sekolah," bebernya.

Dengan pembagian dua kelas tersebut ada jeda waktu satu jam antara pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB. Waktu ini diasumsikan menjadikan kelas sudah kosong dan ada sirkulasi sebelum digunakan kembali. "Namun memang ada yang bisa 10 persen, yaitu sekolah yang siswa setiap kelasnya hanya terisi maksimal 50 persen dari batas kuota rombongan belajar. Kalau ini nanti disetujui dan memungkinkan, maka akan kita uji coba selama satu bulan dan akan kita evaluasi," tandas Bahron.

Hal yang sama juga ak dilakukan sekolah - sekolah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Gunungkidul. Kepala Kemenag Gunungkidul, Arief Gunadi, mengatakan, lembaga pendidikan di bawah naungan Kemenag akan melakukan skema yang sama dengan sekolah negeri di bawah Disdikpora.

Sedangkan untuk pesantren pihaknya sudah meminta kepada pengasuh dan pengelola secara serius dan ketat dalam melakukan pengawasan kepada santri jika seluruhnya telah kembali masuk ke pondok. Selain itu juga pembatasan bagi santri berinteraksi dengan orang luar pesantren.

"Karena siswa atau santri berinteraksi selama 24 jam, maka perilaku dan kebiasaan dalam pencegahan COVID-19 harus dilaksanakan secara ketat,” tandasnya.(Baca juga : Ribuan Wisatawan Mulai Padati Pantai di Gunungkidul )
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasbata Bantu Ahmad...
Pasbata Bantu Ahmad Tri Efendi, Bocah yang Putus Sekolah demi Rawat Orang Tuanya yang Sakit
Jumlah Sekolah Swasta...
Jumlah Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Bertambah Jadi 103 Mulai Juli 2026
BCA Dorong Penghematan...
BCA Dorong Penghematan Belanja Rumah Tangga lewat Rumah Pangan Hidup di Goa Pindul
Miris! SDN 1 Kendalrejo...
Miris! SDN 1 Kendalrejo Jatim Hanya Dapat 1 Siswa Baru di Tahun Ajaran 2025
Hujan Deras, Banjir...
Hujan Deras, Banjir Rendam SMP 3 Semanu Gunungkidul
Safari Ramadan, Rustini...
Safari Ramadan, Rustini Muhaimin Gelar Bakti Sosial di Gunungkidul
Kejar Tahun Ajaran Baru,...
Kejar Tahun Ajaran Baru, Sekolah Rakyat Tahap II Ditargetkan Fungsional Juli 2026
Sambut Ajaran Baru,...
Sambut Ajaran Baru, Universitas Internasional Ini Tanamkan Kepedulian kepada Sesama
Tahun Ajaran Baru 2025,...
Tahun Ajaran Baru 2025, Kemendikdasmen Tegaskan Kurikulum Merdeka dan K13 Tetap Berlaku
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Berita Terkini
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved