MNC Peduli Bantu Pelatihan Kelompok Ekraf Ngudi Rahayu Boyolali
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 15:33 WIB
loading...
Head of CSR MNC Group Tengku Havid mendatangi kelompok Ekraf Ngudi Rahayu di Dukuh Geneng, Desa Banyuanyar, Boyolali, Jawa Tengah. Foto/iNews TV/Tata Rahmanta
A
A
A
BOYOLALI - MNC Peduli bersama Pemerintahan Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Boyolali, Jawa Tengah membantu pelatihan kepada ibu-ibu perajin tenun anggota kelompok ekonomi kreatif (Ekraf) Ngudi Rahayu.
Kades Banyuanyar, Khomarudin menambahkan, Dukuh Geneng sengaja dipetakan menjadi kampung Ekraf dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi pengangguran.
Baca juga: Tingkatkan Kesehatan, MNC Peduli dan RS Telogorejo Gelar Operasi Gratis untuk Warga Semarang
"Dan bersama MNC Peduli kegiatan pelatihan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan juga menjadi daya tarik masyarakat luar untuk mengunjungi Desa Wisata Banyuanyar," ujarnya, Kamis (27/1/2022).
Pelatihan diharapkan mampu menggali potensi agar terarah sehingga mempunyai nilai tambah dengan menghasilkan produk yang berkualitas.
Head of CSR MNC Group Tengku Havid bersama rombongan di sela launching Desa Wisata Banyuanyar mendatangi kelompok Ekraf Ngudi Rahayu di Dukuh Geneng.
Tengku Havid mengatakan, MNC Group melalui MNC Peduli mendukung inisiatif pemerintah desa dalam mendorong kerajinan tenun yang menampilkan khas budaya kearifan lokal Boyolali sebagai bagian dari kegiatan ekonomi kreatif.
Baca juga: Tingkatkan Kesehatan, MNC Peduli dan RS Telogorejo Gelar Operasi Gratis untuk Warga Semarang
Kunjungan ini sebagai bentuk dukungan kepada ibu-ibu dalam pelatihan menganyam atau merangkai benang dengan alat tenun kartu.
Anggota Kelompok Ekraf Ngudi Rahayu, Suyatmi menjelaskan bahwa meski menggunakan alat tenun sederhana yang dilengkapi lembaran-lembaran putih seperti kartu, ibu ibu terlihat cekatan menganyam benang berwarna warni menjadi berbagai kerajinan.
"Di antaranya dibuat menjadi seperti tali tas, gelang dan gantungan kunci yang cantik," ujarnya.
Hingga saat ini hasil karya kelompok Ekraf Ngudi Rahayu dipasarkan secara online dan melalui stan pameran di sekitar Boyolali.
Produk kreatif ini dijual dengan harga relatif terjangkau. Untuk gantungan kunci dan gelang dijual Rp25.000 hingga Rp35.000.
Sedangkan tali tas harganya lebih mahal yakni antara Rp200.000 hingga Rp350.000 karena proses pembuatannya memerluka waktu lebih lama.
Kades Banyuanyar, Khomarudin menambahkan, Dukuh Geneng sengaja dipetakan menjadi kampung Ekraf dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi pengangguran.
Baca juga: Tingkatkan Kesehatan, MNC Peduli dan RS Telogorejo Gelar Operasi Gratis untuk Warga Semarang
"Dan bersama MNC Peduli kegiatan pelatihan ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan juga menjadi daya tarik masyarakat luar untuk mengunjungi Desa Wisata Banyuanyar," ujarnya, Kamis (27/1/2022).
Pelatihan diharapkan mampu menggali potensi agar terarah sehingga mempunyai nilai tambah dengan menghasilkan produk yang berkualitas.
Head of CSR MNC Group Tengku Havid bersama rombongan di sela launching Desa Wisata Banyuanyar mendatangi kelompok Ekraf Ngudi Rahayu di Dukuh Geneng.
Tengku Havid mengatakan, MNC Group melalui MNC Peduli mendukung inisiatif pemerintah desa dalam mendorong kerajinan tenun yang menampilkan khas budaya kearifan lokal Boyolali sebagai bagian dari kegiatan ekonomi kreatif.
Baca juga: Tingkatkan Kesehatan, MNC Peduli dan RS Telogorejo Gelar Operasi Gratis untuk Warga Semarang
Kunjungan ini sebagai bentuk dukungan kepada ibu-ibu dalam pelatihan menganyam atau merangkai benang dengan alat tenun kartu.
Anggota Kelompok Ekraf Ngudi Rahayu, Suyatmi menjelaskan bahwa meski menggunakan alat tenun sederhana yang dilengkapi lembaran-lembaran putih seperti kartu, ibu ibu terlihat cekatan menganyam benang berwarna warni menjadi berbagai kerajinan.
"Di antaranya dibuat menjadi seperti tali tas, gelang dan gantungan kunci yang cantik," ujarnya.
Hingga saat ini hasil karya kelompok Ekraf Ngudi Rahayu dipasarkan secara online dan melalui stan pameran di sekitar Boyolali.
Produk kreatif ini dijual dengan harga relatif terjangkau. Untuk gantungan kunci dan gelang dijual Rp25.000 hingga Rp35.000.
Sedangkan tali tas harganya lebih mahal yakni antara Rp200.000 hingga Rp350.000 karena proses pembuatannya memerluka waktu lebih lama.
(shf)
Lihat Juga :