Peringatan HSN 2022: Ajak Santri Kembalikan Kejayaan Pidie dan Aceh yang Hilang

Minggu, 23 Oktober 2022 - 04:52 WIB
loading...
Peringatan HSN 2022:...
Ribuan santri dari 200 dayah atau pondok pesantren di Kabupaten Pidie, Aceh mengikuti puncak Hari Santri Nasional di Alun-alun, Kota Sigli, Pidie, Sabtu (22/10/2022)
A A A
PIDIE - Ribuan santri dari 200 dayah atau pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Pidie, Aceh mengikuti puncak HariSantriNasional (HSN) di Alun-alun, Kota Sigli, Pidie, Sabtu (22/10/2022).

Kepala Pendidikan Dayah Pidie, Muslizar didampingi ketua panitia Tgk Mustajab Nyak Musa mengatakan, peringatan ke-7 HSN ini lebih meriah selain dari tahun sebelumnya.

Selain dihadiri Kapolres Pidie, AKBP Padli; Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abd Jamal Husin; Sekda Idhami; ulama kharismatik Pidie, Tgk H Ishak Lamkawee, juga turut hadir lima pengasuh ponpes dari Jawa Timur.

Baca juga: Hari Santri, Wamen ATR/BPN Serahkan Sertifikat Yayasan Wahid Hasyim kepada Keluarga Gus Dur

"Beliau-beliau adalah Pencetus Hari Santri Nasional KH Thoriq Darwis bin Ziyad yang juga pengasuh Ponpes Babussalam Kabupaten Malang, KH Misyoroh Usman dari Ponpes Sulaiman Trenggalek," kata Muslizar.

Ulama lain yaitu KH Nabil Hasbullah, pimpinan Kiai Muda Bersatu organ pendukung utama KH Makruf Amien dalam Pilpres 2019 yang juga Pengasuh Ponpes Darul Hikam Joresan Mlarak Ponorogo, KH Reza Hasbullah dan KH Abdul Muis Azis dari Ponpes Al-Aziziyah Denanyar Jombang yang juga cicit muasis dan Pendiri NU KH Bisri Samsuri.

Seluruh santri yang hadir melakukan pawai bersama menuju gedung Pidie Convention Center (PCC) guna melihat secara dekat berbagai kegiatan Pidie Bershalawat serta pameran industri dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).

Pj Bupati Pidie, Wahyudi Adisiswanto dalam amanat singkatnya mengatakan, santri merupakan insan taqwa Indonesia yang memiliki kekuatan besar dalam membentuk kekuatan negeri ini sejak awal sebelum merdeka.

Wahyudi Adisiswanto menyatakan, hari santri bukan hanya milik para santri melainkan milik bersama dari semua komponen bangsa di tanah air yang memiliki keteguhan dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan.

"Saya mengajak semua kalangan untuk dapat memanfaatkan momentum ini, merayakan dengan cara napak tilas perjuangan santri menjaga martabat kemanusiaan serta mengenang semua ulama Aceh yang banyak berjuang untuk Indonesia," kata Wahyudi Adisiwanto.

Dia menyatakan, konteks santri yang paling utama adalah persoalan dalam mendidik akhlak yang baik dimulai dengan dilatih kedisiplinan. "Jadi kalo kita bicara kebijakan berbasis data maka data yang terkumpul, dasar timbul kasus tersebut dari minimnya akhlak dan etika sehingga berunjung dengan kekerasan hingga berakhir tindakan kriminal yang menjadikan semuanya hancur," katanya.

Di samping itu, persoalan tersebut juga terjadi karena perekonomian dalam keluarga, akibat tidak adanya penghasilan kepala keluarga guna memenuhi kebutuhan.

"Paradigma objek konsep tersebut ada pada santri, pemuda dan ibu-ibu. Semuanya diawali oleh santri yang berakhlak mulai dari basic agama yang dibina saat mereka menimba ilmu mulai sari dasarnya ilmu sehingga kuat akhlak yang mereka peroleh untuk dipertanggung jawabkan ke Allah," kata alumnus Fakultas Pertanian Universitas Jember tersebut.

Dia yakin dengan santri persoalan akhlak bisa teratasi sehingga persoalan ekonomi dalam sebuah wadah atau keluarga akan ditandingi dengan akhlak yang nantinya akan mewujudkan keseimbangannya.

"Saya juga bangga terhadap banyaknya ulama-ulama yang ada di Aceh, mereka berjuang dalam menegakkan kebenaran membela negara dengan mendidik santri-santri berkualitas, hal tersebut juga telah diakui oleh Kyai diluar Aceh," katanya.

Wahyudi secara khusus menyinggung pesan ulama sepuh Aceh, Abu Langkawi yang menyatakan agar dirinya dan semua pihak di Pidie untuk menemukan kembali kejayaan Pidie yang hilang.

"Pesan Abu Langkawi yang juga doa ini menjadi penting bagi masyarakat Pidie yaitu untuk menemukan kembali Kejayaan Pidie yang hilang. Tentunya slogan Salam Pidie Mulia menjadi sangat relevan untuk mengelorakan semangat mengembalikan kejayaan Pidie dan Aceh yang masa lalu telah memasuki era kemasan dan dicatat oleh sejumlah musyafir China yaitu Fa Hian dan I Tsing serta Ibnu Batutah dari Timur Tengah pada abad 5-7 Masehi itu," tegas Wahyudi.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Listrik Padam, Aceh,...
Listrik Padam, Aceh, Sumut, Sumbar, dan Riau Blackout
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
Rekomendasi
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
Jadi Trendsetter, GelangRp1...
Jadi Trendsetter, GelangRp1 Jutaan yang Dipakai Putri Charlotte di Wimbledon Langsung Diburu
Hadiri Sidang Hak Asuh...
Hadiri Sidang Hak Asuh Anak, Sarwendah Siap Berjuang Habis-habisan
Berita Terkini
Densus 88 Antiteror:...
Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
Nurdiansyah Ungkap Dinamika...
Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
Proyek Perpanjangan...
Proyek Perpanjangan 3 Peron Rampung, Stasiun Bogor Kini Bisa Layani 12 Rangkaian Kereta
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved