Pejabat Pemkot Jakpus Akui Pungli Pengangkut Sampah Hanya untuk Ngopi dan Ngeteh
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 16:32 WIB
loading...
A
A
A
"Kami sudah mengeluarkan instruksi agar ditempel di setiap dipo-dipo, TPS-TPS untuk menghindari pungutan liar seperti itu," ucapnya.
Inspektorat Pembantu Kota (Irbanko) Jakarta Pusat akan mengecek praktik pungutan liar di Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat.
Baca juga: 3 Alat Berat dan Ratusan Petugas Angkut Lautan Sampah di Kali Baru
Kasubbag Irbanko Jakarta Pusat Bernard Simatupang meminta jajaran Sudin LH Jakarta Pusat tidak melakukan pungli dalam bentuk apa pun. Sangat tidak dibenarkan praktik pungli karena itu melanggar aturan.
Sejumlah tukang angkut sampah mengeluhkan pungli oleh petugas PJLP Sudin LH Jakarta Pusat. Dalam sebulan mereka harus merogoh kocek hingga puluhan ribu.
"Dalam satu bulan kita harus berikan uang Rp50 ribu sampai Rp60 ribu. Terus setiap hari kita harus berikan Rp5 ribu-Rp10 ribu," ujar MA, tukang angkut sampah.
Inspektorat Pembantu Kota (Irbanko) Jakarta Pusat akan mengecek praktik pungutan liar di Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat.
Baca juga: 3 Alat Berat dan Ratusan Petugas Angkut Lautan Sampah di Kali Baru
Kasubbag Irbanko Jakarta Pusat Bernard Simatupang meminta jajaran Sudin LH Jakarta Pusat tidak melakukan pungli dalam bentuk apa pun. Sangat tidak dibenarkan praktik pungli karena itu melanggar aturan.
Sejumlah tukang angkut sampah mengeluhkan pungli oleh petugas PJLP Sudin LH Jakarta Pusat. Dalam sebulan mereka harus merogoh kocek hingga puluhan ribu.
"Dalam satu bulan kita harus berikan uang Rp50 ribu sampai Rp60 ribu. Terus setiap hari kita harus berikan Rp5 ribu-Rp10 ribu," ujar MA, tukang angkut sampah.
(jon)
Lihat Juga :