Kabupaten Bekasi Anggarkan Rp200 Miliar Bangun Infrastruktur
Senin, 06 Juli 2020 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi, Jamari Tarigan mengatakan, anggaran dinasnya paling besar dipangkas untuk penanganan COVID-19 di wilayahnya, hingga mencapai 70%."Dinas PUPR dipangkas Rp 540 miliar dari total anggaran Rp 720 miliar," katanya.
Menurut dia, pemangkasan 70% anggaran pembangunan infrastruktur ini relatif lebih baik dibandingkan daerah lain.Meski terjadi pemangkasan, masih terdapat sejumlah proyek infrastruktur prioritas yang dikerjakan hingga akhir tahun ini."Kita masih ada beberapa proyek besar infrastruktur yang dikerjakan." ucapnya.
Sejumlah proyek yang masih dikerjakan itu adalah pembangunan dua jembatan besar di Jalan Inspeksi Kalimalang. Yakni, Jembatan Cibitung-Tegalgede, berupa konstruksi box steel girder dengan bentang mencapai 70 meter senilai Rp36 miliar. Kemudian, Jembatan Sukadanau Cikarang Barat.
Di sana, kata dia, akan dibangun berupa konstruksi girder beton sepanjang 40 meter dengan anggaran Rp17 miliar. Awalnya ada tiga jembatan yang mau dibangun, tapi dari hasil refocusing, sehingga hanya dua bisa dikerjakan."Yang satunya lagi nanti dibangun dengan anggaran tahun depan," tegasnya.
Sebelumnya, hasil refocusing anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) akibat COVID-19 di Kabupaten Bekasi mencapai Rp 1,3 triliun. Sesuai intruksi Kementerian Keuangan, refocusing itu sebesar 35 persen dari total anggaran. Alhasil, anggaran di Dinas PUPR mengerucut menjadi Rp200 miliar.
Menurut dia, pemangkasan 70% anggaran pembangunan infrastruktur ini relatif lebih baik dibandingkan daerah lain.Meski terjadi pemangkasan, masih terdapat sejumlah proyek infrastruktur prioritas yang dikerjakan hingga akhir tahun ini."Kita masih ada beberapa proyek besar infrastruktur yang dikerjakan." ucapnya.
Sejumlah proyek yang masih dikerjakan itu adalah pembangunan dua jembatan besar di Jalan Inspeksi Kalimalang. Yakni, Jembatan Cibitung-Tegalgede, berupa konstruksi box steel girder dengan bentang mencapai 70 meter senilai Rp36 miliar. Kemudian, Jembatan Sukadanau Cikarang Barat.
Di sana, kata dia, akan dibangun berupa konstruksi girder beton sepanjang 40 meter dengan anggaran Rp17 miliar. Awalnya ada tiga jembatan yang mau dibangun, tapi dari hasil refocusing, sehingga hanya dua bisa dikerjakan."Yang satunya lagi nanti dibangun dengan anggaran tahun depan," tegasnya.
Sebelumnya, hasil refocusing anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) akibat COVID-19 di Kabupaten Bekasi mencapai Rp 1,3 triliun. Sesuai intruksi Kementerian Keuangan, refocusing itu sebesar 35 persen dari total anggaran. Alhasil, anggaran di Dinas PUPR mengerucut menjadi Rp200 miliar.
(wib)
Lihat Juga :