Dukung Ganjar, Santri dan Kiai Muda Jatim: Konkret Sejahterakan Pesantren
Kamis, 13 Oktober 2022 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
Gema Selawat ini dipimpin ulama Gus Ali Sodikin atau dikenal Gus Ali Gondrong. Hadirnya Gus Ali Gondrong membuat para peserta semakin semangat menyerukan selawat untuk Indonesia.
Di sela-sela acara, kiai-kiai muda se-Jatim ambil bagian dalam mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar Pranowo Presiden RI 2024-2029. Koordinator Kiai Muda se-Jatim, Gus Ali Baidlowi mengatakan, mereka sepakat Ganjar pantas menduduki kepemimpinan nasional lantaran memiliki kedekatan dengan ulama, egaliter, berwibawa, tegas, dan inovatif.
Di sisi lain, langkah Ganjar serius memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya kalangan pesantren. Ganjar memberikan insentif pengajar agama sebagai wujud perhatian Pemprov Jateng meningkatkan kesejahteraan guru agama di Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren, Taman Pendidikan Quran (TPQ), Sekolah Minggu (Kristen/Katolik), Pasraman (Hindu), dan Vijjalaya (Buddha).
Program tersebut telah berjalan sejak 2019. Lebih dari 211.455 pengajar agama telah menerima bantuan Rp1,2 juta per orang. Jumlah total anggaran yang digelontorkan senilai Rp253,746 miliar.
"Yang pertama Pak Ganjar pro rakyat. Kedua, karena selama kepemimpinan di Jateng, beliau program-program pro pesantren dan juga santri. Saya kira Program Insentif ini bagus dalam memperhatikan kesejahteraan para pengajar agama di Indonesia," ungkap Gus Ali Baidlowi.
Di sela-sela acara, kiai-kiai muda se-Jatim ambil bagian dalam mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar Pranowo Presiden RI 2024-2029. Koordinator Kiai Muda se-Jatim, Gus Ali Baidlowi mengatakan, mereka sepakat Ganjar pantas menduduki kepemimpinan nasional lantaran memiliki kedekatan dengan ulama, egaliter, berwibawa, tegas, dan inovatif.
Di sisi lain, langkah Ganjar serius memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya kalangan pesantren. Ganjar memberikan insentif pengajar agama sebagai wujud perhatian Pemprov Jateng meningkatkan kesejahteraan guru agama di Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren, Taman Pendidikan Quran (TPQ), Sekolah Minggu (Kristen/Katolik), Pasraman (Hindu), dan Vijjalaya (Buddha).
Program tersebut telah berjalan sejak 2019. Lebih dari 211.455 pengajar agama telah menerima bantuan Rp1,2 juta per orang. Jumlah total anggaran yang digelontorkan senilai Rp253,746 miliar.
"Yang pertama Pak Ganjar pro rakyat. Kedua, karena selama kepemimpinan di Jateng, beliau program-program pro pesantren dan juga santri. Saya kira Program Insentif ini bagus dalam memperhatikan kesejahteraan para pengajar agama di Indonesia," ungkap Gus Ali Baidlowi.
(poe)
Lihat Juga :