Relawan Banjir di Bantaeng Dimakamkan dengan Protokol Kesehatan COVID-19
Minggu, 05 Juli 2020 - 15:44 WIB
loading...
Proses pemakaman seorang relawan banjir di Bantaeng dengan protokol kesehatan COVID-19. Foto: SINDOnews/Eky Hendrawan
A
A
A
BANTAENG - Warga Jalan Mangga, Kabupaten Bantaeng meninggal dunia, Sabtu 4 Juli 2020. Orang yang bertugas sebagai relawan banjir Bantaeng itu meninggal di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Prof Dr H M Anwar Makkatutu.
Dokter penanggung jawab pasien tersebut, dr Saharuddin mengatakan, pasien mengalami kegawatan pada sistem hormonal tubuh, tepatnya hormon tiroid dan diperberat dengan risiko penyakit saluran pernapasan.
Baca juga: Tim Gugus Tegaskan Bantaeng dalam Status Zero Pasien COVID-19
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, berdasarkan penyelidikan epidemiologi, pasien telah menjalani hasil pemeriksaan rapid test sebanyak dua kali dengan hasil non reaktif.
Meski demikian, untuk menjaga kehati-hatian mengingat almarhum diketahui relawan yang aktif dan kontak dengan banyak orang saat bertugas pada masa tanggap darurat banjir Bantaeng, maka dilakukan pemeriksaan swab. Dan hingga saat ini masih menunggu hasil dari laboratorium pemeriksaan di Makassar.
Proses penguburan jenazah dilakukan dengan standar tertinggi menggunakan protokol kesehatan.
"Diawali dengan pemulasaran jenazah dan disalati di RSUD, selanjutnya dikebumikan di pekuburan umum Sarroanging, Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng," ucapnya, Minggu (5/7/2020).
Dokter penanggung jawab pasien tersebut, dr Saharuddin mengatakan, pasien mengalami kegawatan pada sistem hormonal tubuh, tepatnya hormon tiroid dan diperberat dengan risiko penyakit saluran pernapasan.
Baca juga: Tim Gugus Tegaskan Bantaeng dalam Status Zero Pasien COVID-19
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantaeng, dr Andi Ihsan mengatakan, berdasarkan penyelidikan epidemiologi, pasien telah menjalani hasil pemeriksaan rapid test sebanyak dua kali dengan hasil non reaktif.
Meski demikian, untuk menjaga kehati-hatian mengingat almarhum diketahui relawan yang aktif dan kontak dengan banyak orang saat bertugas pada masa tanggap darurat banjir Bantaeng, maka dilakukan pemeriksaan swab. Dan hingga saat ini masih menunggu hasil dari laboratorium pemeriksaan di Makassar.
Proses penguburan jenazah dilakukan dengan standar tertinggi menggunakan protokol kesehatan.
"Diawali dengan pemulasaran jenazah dan disalati di RSUD, selanjutnya dikebumikan di pekuburan umum Sarroanging, Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng," ucapnya, Minggu (5/7/2020).
Lihat Juga :