Memilukan! Dianggap Meresahkan, Pria di Banyuasin 2 Tahun Dipasung
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 18:26 WIB
loading...
Pria berinisial Fah (45) warga Kabupaten Banyuasin, selama dua tahun mengalami pemasungan akibat gangguan jiwa. Foto/iNews TV/Ahmad Syaiful
A
A
A
BANYUASIN - Pemasungan terhadap penderita gangguan jiwa, masih saja terjadi di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Pemasungan itu dialami pria berinisial Fah (45), karena menderita gangguan jiwa dan dianggap meresahkan masyarakat.
Baca juga: Kisah Sedih Masitoh, Pulang Jadi TKW di Kuwait Dipasung 15 Tahun
Fah menjalani pemasungan selama dua tahun. Diduga, Fah mengalami gangguan jiwa akibat mengkonsumsi narkoba hingga terus-menerus mengalami halusinasi. Fah merasa selalu terkepung, dan hendak dihakimi massa, sehingga sering marah-marah.
Dia selalu curiga dan marah kepada setiap orang yang ingin melihat kondisinya. Hal itu juga terjadi pada anggota keluarga Fah sendiri. Keluarga merasa takut mendekat ketika akan memberinya makan, bahkan Fah tidak mau makan sehingga badannya menjadi kurus.
Baca juga: Cerita Pilu Banjir Ciamis, Penjual Gorengan Hilang Terseret Arus
Salah seorang keluarga Fah, Nirwana Indawati menyebutkan, Fah selalu mengalami halusinasi tengah dikepung dan hendak dihakimi massa. "Fah akan selalu melakukan pembelaan diri, dan mengancam orang-orang yang berada dekat dengan dirinya," ungkapnya.
Baca juga: Batas Waktu Kurang 6 Hari Lagi, Dinsos Sangihe Imbau Warga Segera Mengambil BLT BBM
Karena semakin banyak warga yang khawatir, akhirnya keluarga memutuskan Fah dipasung agar tidak terjadi hal-hal yangh tidak diinginkan. Meski sudah terpasung selama dua tahun, namun tidak ada perubahan yang berarti justru membuat Fah semakin parah.
Baca juga: Kisah Sedih Masitoh, Pulang Jadi TKW di Kuwait Dipasung 15 Tahun
Fah menjalani pemasungan selama dua tahun. Diduga, Fah mengalami gangguan jiwa akibat mengkonsumsi narkoba hingga terus-menerus mengalami halusinasi. Fah merasa selalu terkepung, dan hendak dihakimi massa, sehingga sering marah-marah.
Dia selalu curiga dan marah kepada setiap orang yang ingin melihat kondisinya. Hal itu juga terjadi pada anggota keluarga Fah sendiri. Keluarga merasa takut mendekat ketika akan memberinya makan, bahkan Fah tidak mau makan sehingga badannya menjadi kurus.
Baca juga: Cerita Pilu Banjir Ciamis, Penjual Gorengan Hilang Terseret Arus
Salah seorang keluarga Fah, Nirwana Indawati menyebutkan, Fah selalu mengalami halusinasi tengah dikepung dan hendak dihakimi massa. "Fah akan selalu melakukan pembelaan diri, dan mengancam orang-orang yang berada dekat dengan dirinya," ungkapnya.
Baca juga: Batas Waktu Kurang 6 Hari Lagi, Dinsos Sangihe Imbau Warga Segera Mengambil BLT BBM
Karena semakin banyak warga yang khawatir, akhirnya keluarga memutuskan Fah dipasung agar tidak terjadi hal-hal yangh tidak diinginkan. Meski sudah terpasung selama dua tahun, namun tidak ada perubahan yang berarti justru membuat Fah semakin parah.
(eyt)
Lihat Juga :