Peringati Sumpah Pemuda, 200 UMKM Ikut Pameran Ekraf GAMKI Papua
Sabtu, 08 Oktober 2022 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Panitia Pemeran Ekraf GAMKI Papua, Ralf Repasi menjelaskan bahwa dalam pameran itu akan ditampilkan ratusan hasil UMKM.
Baca juga: Kemenparekraf Dorong Percepatan Digitalisasi Bagi Pelaku Ekraf
Produk unggulan yang dipamerkan bahkan ada yang sudah masuk ke pasar nasional, juga ikut meriahkan pameran tersebut.
“Ada beberapa produk yang sudah go internasional seperti kopi Tiom. Bahkan sudah dapat izin dan hak paten. Namun yang menjadi kendala adalah produksi, penampungan dan pegembangan hingga stok,“ ucapnya.
Produksi dan stok barang menjadi kendala. Karena banyaknya permintaan dari pasar. Hal itu terbukti saat pameran nasional di Senayan, kopi Papua habis terjual. Namun, di daerah kekurangan produksi dan stok. “Ini butuh perhatian dari pemerintah,“ harapnya.
Produk unggulan lain yang akan ditampilkan dalam pameran adalah arang briket, sagu yang telah diolah menjadi kue dan mi, sabun dari pinang, desain grafis, ayaman dan kerajinan tangan dari mama-mama Papua.
Ia mengatakan pihak sudah membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, pihak DPR Papua dan pihak terkait agar pameran bertepatan dengan hari sumpah pemuda tersebut berjalan sesuai rencana.
Baca juga: Kemenparekraf Dorong Percepatan Digitalisasi Bagi Pelaku Ekraf
Produk unggulan yang dipamerkan bahkan ada yang sudah masuk ke pasar nasional, juga ikut meriahkan pameran tersebut.
“Ada beberapa produk yang sudah go internasional seperti kopi Tiom. Bahkan sudah dapat izin dan hak paten. Namun yang menjadi kendala adalah produksi, penampungan dan pegembangan hingga stok,“ ucapnya.
Produksi dan stok barang menjadi kendala. Karena banyaknya permintaan dari pasar. Hal itu terbukti saat pameran nasional di Senayan, kopi Papua habis terjual. Namun, di daerah kekurangan produksi dan stok. “Ini butuh perhatian dari pemerintah,“ harapnya.
Produk unggulan lain yang akan ditampilkan dalam pameran adalah arang briket, sagu yang telah diolah menjadi kue dan mi, sabun dari pinang, desain grafis, ayaman dan kerajinan tangan dari mama-mama Papua.
Ia mengatakan pihak sudah membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, pihak DPR Papua dan pihak terkait agar pameran bertepatan dengan hari sumpah pemuda tersebut berjalan sesuai rencana.
Lihat Juga :