HighScope Indonesia Dorong Pendidik untuk Bekali Siswa dengan Concepts, Skills, dan Values
Jum'at, 07 Oktober 2022 - 19:53 WIB
loading...
A
A
A
Konferensi Tahunan HighScope Indonesia ke-12 tahun ini memiliki tema “Empowering Future-Ready Citizens with Concepts, Skills, and Values.” HighScope Indonesia berharap dapat menginspirasi dan membimbing para guru, kepala sekolah, dan pendidik yang hadir untuk mempersiapkan generasi selanjutnya menjadi future-ready citizens dengan membekali mereka concepts, skills, dan values yang mereka butuhkan sehingga siap menjadi self-regulated leaders, expert thinkers, innovators, dan problem solvers.
"Peran guru tidak hanya mengajarkan subject outcomes kepada siswanya, tetapi yang terpenting adalah bagaimana mereka mengajarkan konsep (concepts) learner outcomes dalam kegiatan sehari-hari untuk memfasilitasi siswa dalam mengembangkan skills untuk menerapkannya dengan values," ungkapnya.
"Kami percaya guru adalah aktor utama dalam mendukung siswa mencapai long-term goals. Karena itu, sebagai pendidik mereka tidak boleh berhenti belajar tentang bagaimana menerapkan strategi pembelajaran yang baik untuk siswa," lanjutnya.
Ini adalah ketiga kalinya konferensi diadakan secara virtual dan memberikan kesempatan kepada lebih dari 500 guru, staf dan pendidik HighScope dari berbagai provinsi, termasuk beberapa tamu internasional untuk bergabung dalam acara tahunan tersebut.
Konferensi ini juga dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Iwan Syahril dan perwakilan lain dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dari berbagai daerah yang meliputi Badan Penjaminan Mutu Pendidikan, Balai Besar Guru Penggerak, Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan, Tim Transformasi Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Profesi Guru, serta masih banyak lagi.
"Peran guru tidak hanya mengajarkan subject outcomes kepada siswanya, tetapi yang terpenting adalah bagaimana mereka mengajarkan konsep (concepts) learner outcomes dalam kegiatan sehari-hari untuk memfasilitasi siswa dalam mengembangkan skills untuk menerapkannya dengan values," ungkapnya.
"Kami percaya guru adalah aktor utama dalam mendukung siswa mencapai long-term goals. Karena itu, sebagai pendidik mereka tidak boleh berhenti belajar tentang bagaimana menerapkan strategi pembelajaran yang baik untuk siswa," lanjutnya.
Ini adalah ketiga kalinya konferensi diadakan secara virtual dan memberikan kesempatan kepada lebih dari 500 guru, staf dan pendidik HighScope dari berbagai provinsi, termasuk beberapa tamu internasional untuk bergabung dalam acara tahunan tersebut.
Konferensi ini juga dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Iwan Syahril dan perwakilan lain dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dari berbagai daerah yang meliputi Badan Penjaminan Mutu Pendidikan, Balai Besar Guru Penggerak, Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan, Tim Transformasi Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Profesi Guru, serta masih banyak lagi.
(jon)
Lihat Juga :