Karyawan Tambang Nikel di Kolaka Utara Tewas Tertimbun Longsor
Kamis, 06 Oktober 2022 - 11:07 WIB
loading...
Karyawan perusahaan tambang nikel di Kolaka Utara, tewas tertimbun longsor. Foto/Ist.
A
A
A
KOLAKA UTARA - Seorang karyawan tambang nikel di Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, tewas tertimbun longsor. Bencana longsor tersebut terjadi di area penambangan di Desa Pitulua, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara.
Baca juga: Tambang Emas di Sambas Longsor, 5 Penambang Hilang Tertimbun Tanah
Selain itu, satu karyawan lagi yang turut tertimbun longsor, hingga kini masih dalam proses pencarian. Kedua korban diketahui bernama Ardiansyah alias Ardin (27) warga Desa Lawekara, Kecamatan Ranteangin, dan Sukri B (28) warga Desa Totallang, Kecamatan Lasusua.
Kades Totallang, Hasnawati membenarkan insiden longsor di kawasan tambang yang menimbun dua orang tersebut. "Benar ada warga saya menjadi korban longsor di area tambang nikel. Korban bernama Sukri," ujarnya, Kamis (6/10/2022).
Baca juga: Cerita Pilu Devi Atok, Ditinggal Pergi 3 Perempuan Tercinta di Stadion Kanjuruhan
Insiden longsor di area tambang nikel tersebut terjadi pada Rabu (5/10/2022) sekitar pukul 12.00 Wita. Bukit gundul yang telah dikeruk alat berat, tiba-tiba longsor dan menimbun kedua korban yang saat itu sedang beraktivitas di lokasi.
Keluarga korban baru mengetahui kejadian longsornya kawasan tambang nikel itu, pada pukul 19.00 Wita. Kabar duka itu disampaikan oleh teman korban. Akhirnya keluarga korban datang ke lokasi, untuk melakukan pencarian.
Baca juga: Kisah Guru-guru di Madina Bertaruh Nyawa Bantu Siswa Seberangi Sungai Arus Deras
Hingga pukul 22.00 Wita, baru jasad almarhum Sukri yang berhasil ditemukan dan telah disemayamkan pihak keluarga pukul 11.00 Wita. Sementara itu korban Ardiyansyah hingga kini masih dalam proses pencarian.
Dua alat berat telah diarahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian korban longsor. Meski diguyur hujan, pencarian terus dilakukan oleh sejumlah karyawan perusahaan, warga setempat, keluarga korban, dan sejumlah aparat kepolisian.
Baca juga: Tambang Emas di Sambas Longsor, 5 Penambang Hilang Tertimbun Tanah
Selain itu, satu karyawan lagi yang turut tertimbun longsor, hingga kini masih dalam proses pencarian. Kedua korban diketahui bernama Ardiansyah alias Ardin (27) warga Desa Lawekara, Kecamatan Ranteangin, dan Sukri B (28) warga Desa Totallang, Kecamatan Lasusua.
Kades Totallang, Hasnawati membenarkan insiden longsor di kawasan tambang yang menimbun dua orang tersebut. "Benar ada warga saya menjadi korban longsor di area tambang nikel. Korban bernama Sukri," ujarnya, Kamis (6/10/2022).
Baca juga: Cerita Pilu Devi Atok, Ditinggal Pergi 3 Perempuan Tercinta di Stadion Kanjuruhan
Insiden longsor di area tambang nikel tersebut terjadi pada Rabu (5/10/2022) sekitar pukul 12.00 Wita. Bukit gundul yang telah dikeruk alat berat, tiba-tiba longsor dan menimbun kedua korban yang saat itu sedang beraktivitas di lokasi.
Keluarga korban baru mengetahui kejadian longsornya kawasan tambang nikel itu, pada pukul 19.00 Wita. Kabar duka itu disampaikan oleh teman korban. Akhirnya keluarga korban datang ke lokasi, untuk melakukan pencarian.
Baca juga: Kisah Guru-guru di Madina Bertaruh Nyawa Bantu Siswa Seberangi Sungai Arus Deras
Hingga pukul 22.00 Wita, baru jasad almarhum Sukri yang berhasil ditemukan dan telah disemayamkan pihak keluarga pukul 11.00 Wita. Sementara itu korban Ardiyansyah hingga kini masih dalam proses pencarian.
Dua alat berat telah diarahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian korban longsor. Meski diguyur hujan, pencarian terus dilakukan oleh sejumlah karyawan perusahaan, warga setempat, keluarga korban, dan sejumlah aparat kepolisian.
(eyt)
Lihat Juga :