Permudah Akses Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, Khofifah Luncurkan Inovasi SAMKOPI UMKM

Selasa, 04 Oktober 2022 - 10:54 WIB
loading...
Permudah Akses Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, Khofifah Luncurkan Inovasi SAMKOPI UMKM
Gubernur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan inovasi yang digagas Bapenda Jatim untuk mempermudah akses pembayaran pajak kendaraan bagi masyarakat yaitu SAMSAT Koperasi (SAMKOPI) UMKM.
A A A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meluncurkan inovasi yang digagas oleh Badan Pendapatan (Bapenda) Jawa Timur untuk mempermudah akses pembayaran pajak kendaraan bagi masyarakat yaitu SAMSAT Koperasi (SAMKOPI) UMKM.

SAMKOPI UMKM merupakan layanan pembayaran PKB, SWDKLLJ dan pengesahan STNK Tahunan berbasis bigital bekerjasama dengan Koperasi UMKM se Jatim. Layanan ini bertujuan untuk mengembangkan usaha UMKM serta memberikan kemudahan pelayanan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Baca juga: Memilukan! Remaja Putri Korban Tragedi Kanjuruhan Pamit Orang Tua Nonton Arema FC Pertama dan Terakhir

Khofifah menyampaikan bahwa inovasi tersebut menjadi layanan yang melahirkan win-win profit antara koperasi, UMKM, masyarakat dan pemerintah khususnya instansi Bapenda sendiri. Sebab, layanan ini akan memberikan kemudahan akses pembayaran bagi masyarakat dan perluasan jenis usaha.

“Samsat Koperasi UMKM sifatnya win-win profit, karena memudahkan masyarakat dan mempercepat akses pembayaran. Dan koperasi bisa meluaskan jenis usaha jasanya lalu UMKM juga bisa mendapatkan akses, incomenya bertambah. Pada saat yang sama Bapenda juga meluaskan layanan,” katanya, Senin (3/10/2022).

Menurut Khofifah, inovasi SAMKOPI UMKM juga mendukung layanan One Pesantren One Product (OPOP) yang juga memiliki layanan Samsat. “Sebetulnya samsat berbasis pesantren (Samsat OPOP) ini sudah banyak. Saya rasa SAMKOPI UMKM ini bagian dari perluasannya,” ujarnya.

Orang nomor satu di Jatim ini menambahkan, ketika Koperasi dan UMKM telah masuk pada ekosistem digital, maka kini transaksi sudah tiada batasan (borderless). Masing-masing daerah bisa melakukan transaksi dari mana saja sehingga bisa saling menguatkan.“Pada momen seperti ini, inovasi-inovasi harus dibuat agar bisa membangun sinergitas lebih kuat, koneksitas lebih luas harus dilakukan bersama-sama," tandasnya.
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1600 seconds (10.55#12.26)