Pasien Covid di Sumut Tembus 1.773, Sembuh 437 Orang
Sabtu, 04 Juli 2020 - 09:50 WIB
loading...
Jubir GTPP Covid-19 Sumut Whiko Irwan menyampaikan keterangan pers secara live streaming, di Media Center Kantor Gubernur Sumut. (Foto: SINDONews/Ist)
A
A
A
MEDAN - Kasus Covid-19 di Sumatera Utara masih mengalami peningkatan. Hingga Jumat 3 Juli 2020 petang, terdapat penambahan kasus positif sebanyak 33 sehingga total keseluruhan menjadi 1.773 orang. Sementara pasien sembuh sebanyak 437 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 252 orang dan meninggal 101 orang
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut Whiko Irwan kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap mempedomani protokol kesehatan Covid-19, dengan membiasakan diri menggunakan pelindung hidung dan mulut, jaga jarak 1-2 meter, cuci tangan dengan sabun dan air serta hindari kerumunan orang banyak. BACA JUGA : Mendagri Tito Harapkan Pilkada Serentak Berdampak Positif Terhadap Perekonomian Masyarakat.
Dijelaskan Whiko, Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, namun juga berdampak pada aspek sosial dan ekonomi yang mengancam keberlangsungan hidup masyarakat. Oleh karena itu, aspek sosial dan ekonomi tetap menjadi perhatian Pemprov Sumut dalam refocusing anggaran tahap II yang difokuskan dengan program stimulus ekonomi.
"Strategi perbaikan ekonomi di Sumut berfokus pada tiga akselerasi ekonomi, yaitu alokasi anggaran untuk usaha dan industri padat karya, penguatan sektor riil dan UMKM serta penguatan ketahanan pangan dengan tujuanmenopang pertumbuhan ekonomi dan menekan angka inflasi," terangnya. BACA JUGA : Selingkuh di Kamar Hotel, Pria di Medan Digerebek Istri yang Lagi Hamil
Untuk memutar kembali roda perekonomian yang sempat terhenti, pemerintah tidak hanya berfokus pada penanganan kesehatan, namun juga pada dampak sosial ekonomi yang terjadi di masa pandemi ini.
"Oleh karena itu Pemprov Sumut saat ini sedang memasuki refocusing tahap II dengan alokasi yang tidak terlalu berbeda dengan tahap pertama, yakni sekitar Rp500 Miliar," terang Whiko.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut Whiko Irwan kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap mempedomani protokol kesehatan Covid-19, dengan membiasakan diri menggunakan pelindung hidung dan mulut, jaga jarak 1-2 meter, cuci tangan dengan sabun dan air serta hindari kerumunan orang banyak. BACA JUGA : Mendagri Tito Harapkan Pilkada Serentak Berdampak Positif Terhadap Perekonomian Masyarakat.
Dijelaskan Whiko, Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, namun juga berdampak pada aspek sosial dan ekonomi yang mengancam keberlangsungan hidup masyarakat. Oleh karena itu, aspek sosial dan ekonomi tetap menjadi perhatian Pemprov Sumut dalam refocusing anggaran tahap II yang difokuskan dengan program stimulus ekonomi.
"Strategi perbaikan ekonomi di Sumut berfokus pada tiga akselerasi ekonomi, yaitu alokasi anggaran untuk usaha dan industri padat karya, penguatan sektor riil dan UMKM serta penguatan ketahanan pangan dengan tujuanmenopang pertumbuhan ekonomi dan menekan angka inflasi," terangnya. BACA JUGA : Selingkuh di Kamar Hotel, Pria di Medan Digerebek Istri yang Lagi Hamil
Untuk memutar kembali roda perekonomian yang sempat terhenti, pemerintah tidak hanya berfokus pada penanganan kesehatan, namun juga pada dampak sosial ekonomi yang terjadi di masa pandemi ini.
"Oleh karena itu Pemprov Sumut saat ini sedang memasuki refocusing tahap II dengan alokasi yang tidak terlalu berbeda dengan tahap pertama, yakni sekitar Rp500 Miliar," terang Whiko.
(zai)
Lihat Juga :