Sempat Ditahan di Malaysia, Nelayan Natuna Dipulangkan

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 17:42 WIB
loading...
Sempat Ditahan di Malaysia,...
Dinas Perikanan Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memastikan nelayan yang sempat ditahan di Malaysia telah tiba di Natuna. Foto/Antara
A A A
NATUNA - Kabar gembira datang dari nelayan di Kabupaten Natuna, yang sempat ditahan di Malaysia. Dinas Perikanan Kabupatnen Natuna, memastikan kedua nelayan tersebut telah dipulangkan dan diserahkan ke keluarganya, Sabtu (1/1/2022).

Baca juga: 2 Nelayan Natuna Ditahan APM Malaysia, Pemerintah Diminta Turun Tangan

"Iya hari ini (Sabtu 1/1/2022), nelayan atas nama Johan telah sampai di Natuna. Tadi saya telah serahkan Johan kepada keluarga. Sebelumnya, ia kami jemput di Bandara Batam, pada hari Jumat (30/9/2022) kemarin," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna, Hadi Suryanto.



Sedangkan satu rekan Johan, yaitu Kusnadi masih menjalani proses hukum di Malaysia, sebelum dipulangkan ke Natuna. "Karena Kusnadi masih akan menjalankan persidangan pada 3 Oktober 2022, jadi belum bisa dipulangkan," kata Hadi Suryanto.

Baca juga: Pohon Tumbang Timpa 3 Orang, Jalur Malang-Kediri Sempat Terhenti

Untuk Johan sendiri, menurut Hadi Suryanto, dibebaskan karena setelah sidang dinyatakan masih di bawah umur dan segera dibebaskan. "Kedua nelayan kita diperlakukan dengan baik, saya yakin Pak Kusnadi juga akan segera dibebaskan," kata Hadi Suryanto.

Ia meyakini bahwa kesalahan yang dilakukan oleh nelayan tradisional asal Natuna di wilayah Malaysia itu kategori kesalahan ringan. "Karena hanya dua yang mereka lakukan, pertama menyalahi batas wilayah, kedua tidak membawa dokumen apa pun, itu murni nelayan tradisional," kata Hadi.

Baca juga: Berkunjung ke Bangkalan, TGB Sebut Elektabilitas Perindo Konsisten Naik

Sebelumnya, pada Jumat (30/9/2022) Johan diserahkanterimakan oleh KJRI bersama Ambasador Imigrasi Kucing, kepada Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kepri di Bandara Batam. "Hadir pula Kepala Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Kepri, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Natuna dan saya," kata Hadi.

Ia juga mengimbau agar nelayan Natuna, tidak melakukan kesalahan yang sama, agar terhindar dari masalah hukum di batas wilayah kedua negara. "Yang pertama jangan melanggar batas wilayah, karena wilayah tangkap di laut Natuna masih sangat luas, kedua melaut sesuai dengan kapasitas kapal, ketiga mematuhi aturan tentunya melengkapi dokumen kapal," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 13 Mei 2026
Ingin Nelayan Sejahtera,...
Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo: Bukan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
Rekomendasi
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Serahkan Bukti ke Polisi
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Berita Terkini
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Dudung: Pemerintah Selalu...
Dudung: Pemerintah Selalu Buka Ruang untuk Publik Sampaikan Kritik
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Perjuangan Mahasiswa...
Perjuangan Mahasiswa Tembus Bundaran HI: Diblokade di Semanggi, Saling Dorong dengan Aparat di Tosari
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved