Lestarikan Warisan Budaya Tak Benda, Pemprov DKI Luncurkan Buku Dandang Betawi
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Fery juga menjelaskan keterlibatan Rusmiati dalam penyusunan buku tersebut karena beliau adalah warga Betawi asli yang tumbuh besar dan melewati masa kecilnya di pesisir utara Jakarta (Rorotan).
Rusmiati pun banyak membantu memberikan wawasan seputar menu-menu Betawi mulai dari yang masih mudah ditemukan di rumah-rumah makan, hingga yang sudah sangat langka. Karena bahan bakunya sudah sulit ditemukan.
"Kecintaan beliau akan budaya kuliner ini mendorong kami berdua untuk mendokumentasikannya dalam sebuah buku. Buku yang bisa menjadi bukti persahabatan kami berdua selama bertugas di Jakarta, sekaligus menjadi warisan catatan kuliner Betawi dari generasi ke generasi. Ketika ingin menulis buku, nama Chef Ragil, langsung muncul dalam benak kami. Seorang Chef yang sangat mencintai dan ingin melestarikan kuliner Indonesia. Bersama-sama kami merancang buku yang diberi judul 'Dandang Betawi'," kata Fery.
Fery menuturkan, Chef Ragil dengan kepiawaiannya dalam meramu dan menuliskan ulang resep, membuat buku ini menarik dan mudah untuk dipraktikkan. Baca: Anies Sebut 92 Persen Penduduk Jakarta Bisa Jangkau Taman
Dia menambahkan, dalam penyusunan buku tersebut juga dibantu oleh seorang wartawan senior yang juga pecinta kuliner, yakni Andreas Maryoto untuk menyelami sejarah Betawi dan kulinernya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menuturkan, keberadaan buku tersebut selain untuk meningkatkan khazanah literatur kuliner Betawi, juga bisa sebagai wadah perajut kebersamaan, serta menghasilkan kreasi kuliner, setelah mempraktikkan dari hasil karya buku ini.
"Mudah-mudahan nanti ada sebuah kegiatan lomba masak-masakan Betawi, dengan memanfaatkan buku Dandang Betawi. Hal ini agar generasi baru semakin mengenal masakan Betawi," ucap Anies.
Rusmiati pun banyak membantu memberikan wawasan seputar menu-menu Betawi mulai dari yang masih mudah ditemukan di rumah-rumah makan, hingga yang sudah sangat langka. Karena bahan bakunya sudah sulit ditemukan.
"Kecintaan beliau akan budaya kuliner ini mendorong kami berdua untuk mendokumentasikannya dalam sebuah buku. Buku yang bisa menjadi bukti persahabatan kami berdua selama bertugas di Jakarta, sekaligus menjadi warisan catatan kuliner Betawi dari generasi ke generasi. Ketika ingin menulis buku, nama Chef Ragil, langsung muncul dalam benak kami. Seorang Chef yang sangat mencintai dan ingin melestarikan kuliner Indonesia. Bersama-sama kami merancang buku yang diberi judul 'Dandang Betawi'," kata Fery.
Fery menuturkan, Chef Ragil dengan kepiawaiannya dalam meramu dan menuliskan ulang resep, membuat buku ini menarik dan mudah untuk dipraktikkan. Baca: Anies Sebut 92 Persen Penduduk Jakarta Bisa Jangkau Taman
Dia menambahkan, dalam penyusunan buku tersebut juga dibantu oleh seorang wartawan senior yang juga pecinta kuliner, yakni Andreas Maryoto untuk menyelami sejarah Betawi dan kulinernya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menuturkan, keberadaan buku tersebut selain untuk meningkatkan khazanah literatur kuliner Betawi, juga bisa sebagai wadah perajut kebersamaan, serta menghasilkan kreasi kuliner, setelah mempraktikkan dari hasil karya buku ini.
"Mudah-mudahan nanti ada sebuah kegiatan lomba masak-masakan Betawi, dengan memanfaatkan buku Dandang Betawi. Hal ini agar generasi baru semakin mengenal masakan Betawi," ucap Anies.
Lihat Juga :