Sebelum Lengser Anies Diminta Sahkan Pergub Udara Bersih

Kamis, 29 September 2022 - 15:13 WIB
loading...
Sebelum Lengser Anies...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta mengesahkan Pergub tentang Strategi Pengendalian Pencemaran Udara sebelum lengser pada 16 Oktober 2022. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diminta mengesahkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Strategi Pengendalian Pencemaran Udara sebelum lengser pada 16 Oktober 2022. Pergub ini dianggap mampu meminimalisasi kualitas udara di Jakarta yang kian mengkhawatirkan.

Terlebih sejak Juni 2022 Jakarta menempati peringkat 5 besar kota terpolusi di dunia berdasarkan data IQ Air. Begitu juga di aplikasi pemantau kualitas udara Nafas menunjukkan angka AQI (indikator kualitas udara), terutama PM 2.5 didominasi warna merah, bahkan berwarna ungu yang menandakan udara Jakarta sangat tidak sehat.

Karena itu, Bicara Udara, komunitas yang diinisiasi sekelompok masyarakat merasakan pentingnya menyuarakan kepedulian terhadap kualitas udara di lingkungan tempat mereka beraktivitas.
Baca juga: Anies Baswedan: Pengendalian Kualitas Udara Jakarta Adalah Ikhtiar Bersama

Menurut Community Manager Bicara Udara Novita Natalia, jika Pergub ini tidak segera diteken upaya menurunkan polusi udara akan tertunda selama 2 tahun ke depan. Sebab, hingga tahun 2024 DKI Jakarta akan dipimpin Penjabat (Pj) Gubernur yang tidak bisa mengeluarkan peraturan baru.

“Pemprov DKI sudah punya rencana meningkatkan kualitas udara. Bahkan, dibuatkan draf Pergubnya dan tinggal ditandatangani. Kita perlu mengingatkan gubernur jangan sampai masa jabatan selesai dan lupa teken pergub penting ini,” kata Novita.

Pergub ini dapat menentukan warisan Anies sebagai Gubernur DKI, apakah sebagai pemimpin daerah yang berperan dalam perbaikan kualitas udara dan kesehatan warga Jakarta atau sebagai pemimpin daerah yang hanya menunda masalah ini ke gubernur berikutnya.

“Rencananya, ada 3 strategi dan 75 rencana aksi yang dituangkan dalam Pergub terkait strategi pengendalian pencemaran udara yang saat ini sedang tahap finalisasi. Namun, rencana strategi ini terancam tidak akan berjalan apabila draf Pergub belum juga diteken Anies,” ujarnya.

Dia juga mengajak masyarakat mendukung gerakan Bicara Udara dalam menciptakan udara ibu kota yang lebih segar melalui #KawalUdaraJakarta sehingga semakin banyak orang peduli terhadap kualitas udara bersih di Jakarta.

“Saya yakin kita semua pasti ingin menghirup udara bersih dan mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik di Jakarta. Tidak hanya untuk generasi saat ini dan diri sendiri, tapi juga anak-anak kita yang akan tumbuh dan menjadi pemimpin,” ucap Novita.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Berita Terkini
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved