Isak Tangis Warnai Pembongkaran Bangunan Liar di Kota Bogor
Selasa, 27 September 2022 - 12:17 WIB
loading...
Pembongkaran ratusan bangunan semi permanen yang dijadikan lapak PKL di Jalan Raya Cifor, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Foto/MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Isak tangis mewarnai pembongkaran ratusan bangunan semi permanen yang dijadikan lapak PKL di Jalan Raya Cifor, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Lokasi yang telah dibongkar rencananya akan dibangun jalur pedestrian.
Aparat gabungan dari Satpol PP Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, TNI dan lainnya membongkar bangunan liar dengan alat berat. Satu persatu bangunan semi permanen yang mayoritas dijadikan lapak berdagang itu dirobohkan petugas.
Tampak ibu-ibu yang melihat pembongkaran itu menangis melihat bangunan yang ditempati saudaranya sudah rata dengan tanah. Hanya tersisa puing-puing bangunan di lokasi tersebut.
”Itu (ditempati) saudara saya, anaknya 6, dibongkar, ya Allah,” kata Aminah sambil menangis kepada wartawan, Selasa (27/9/2022). Baca juga: Pembongkaran Belasan Tempat Hiburan Malam di Kemang Bogor Nyaris Bentrok
Salah satu warga Anang mengaku sudah menempati lokasi itu sejak tahun 2000. Bangunan yang dibongkar merupakan lapak es kelapa dan sebagai tempat tinggal bersama 6 anaknya. ”Dari 2000 bareng aja sama terminal itu (Bubulak). Bingung mau kemana,” ungkapnya.
Aparat gabungan dari Satpol PP Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, TNI dan lainnya membongkar bangunan liar dengan alat berat. Satu persatu bangunan semi permanen yang mayoritas dijadikan lapak berdagang itu dirobohkan petugas.
Tampak ibu-ibu yang melihat pembongkaran itu menangis melihat bangunan yang ditempati saudaranya sudah rata dengan tanah. Hanya tersisa puing-puing bangunan di lokasi tersebut.
”Itu (ditempati) saudara saya, anaknya 6, dibongkar, ya Allah,” kata Aminah sambil menangis kepada wartawan, Selasa (27/9/2022). Baca juga: Pembongkaran Belasan Tempat Hiburan Malam di Kemang Bogor Nyaris Bentrok
Salah satu warga Anang mengaku sudah menempati lokasi itu sejak tahun 2000. Bangunan yang dibongkar merupakan lapak es kelapa dan sebagai tempat tinggal bersama 6 anaknya. ”Dari 2000 bareng aja sama terminal itu (Bubulak). Bingung mau kemana,” ungkapnya.
Lihat Juga :