Majapahit Travel Fair Momen Dongkrak Kunjungan Wisatawan ke Jawa Timur
Selasa, 27 September 2022 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, promo yang ditawarkan dalam bursa pariwisata ini sangat menarik dan beragam. Nantinya sebanyak 50 buyer akan bertemu dengan 50 seller pada event tersebut. Kemudian pada kegiatan B2C akan digratiskan kepada seluruh pengunjung mal. "Sehingga masyarakat umum lebih leluasa dalam mencari produk wisata yang diinginkan," imbuh Sinarto.
Produk wisata yang bermacam macam tersebut disesuaikan dengan preferensi dari setiap masing masing minat wisatawan, baik yang bersifat petualangan, wisata keluarga, anak anak, wisata bernuansa bahari, wisata leisure, wisata kesehatan, ekowisata dan lainnya. "Kegiatan ini sesuai dengan arahan Ibu Gubernur untuk senantiasa mempromosikan wisata Jatim," ujar Sinarto.
Sinarto menjelaskan, pihaknya fokus pada wisatawan nusantara, karena memang pada saat ini kunjungan dari wisatawan mancanegara belum pulih betul sebagaimana kondisi sebelum pandemi COVID-19. Ke depan, kata dia, bursa pariwisata menjadi peluang besar bagi industri pariwisata baik dalam dan luar Jawa Timur untuk dapat memasarkan produknya kepada masyarakat luas.
“Bursa pariwisata tidak hanya berfokus pada pasar inbond saja namun juga pasar outbond. Karena kita berharap bersama event ini akan menjadi event tourism fair kelas dunia, dari Jawa Timur untuk dunia,” ujar Sinarto.
Ke depan, Disbudpar Jatim akan mengundang industri dari luar Jatim. Di antaranya dari Bali, Labuan Bajo, Danau Toba, Likupang, Jakarta dan lainnya di kawasan Indonesia yang memiliki potensi pariwisata bagus untuk dapat berkolaborasi .
Produk wisata yang bermacam macam tersebut disesuaikan dengan preferensi dari setiap masing masing minat wisatawan, baik yang bersifat petualangan, wisata keluarga, anak anak, wisata bernuansa bahari, wisata leisure, wisata kesehatan, ekowisata dan lainnya. "Kegiatan ini sesuai dengan arahan Ibu Gubernur untuk senantiasa mempromosikan wisata Jatim," ujar Sinarto.
Sinarto menjelaskan, pihaknya fokus pada wisatawan nusantara, karena memang pada saat ini kunjungan dari wisatawan mancanegara belum pulih betul sebagaimana kondisi sebelum pandemi COVID-19. Ke depan, kata dia, bursa pariwisata menjadi peluang besar bagi industri pariwisata baik dalam dan luar Jawa Timur untuk dapat memasarkan produknya kepada masyarakat luas.
“Bursa pariwisata tidak hanya berfokus pada pasar inbond saja namun juga pasar outbond. Karena kita berharap bersama event ini akan menjadi event tourism fair kelas dunia, dari Jawa Timur untuk dunia,” ujar Sinarto.
Ke depan, Disbudpar Jatim akan mengundang industri dari luar Jatim. Di antaranya dari Bali, Labuan Bajo, Danau Toba, Likupang, Jakarta dan lainnya di kawasan Indonesia yang memiliki potensi pariwisata bagus untuk dapat berkolaborasi .
Lihat Juga :