Kronologi Tabrakan Beruntun 5 Kendaraan di Tol Malang yang Tewaskan Satu Orang

Minggu, 25 September 2022 - 23:27 WIB
loading...
Kronologi Tabrakan Beruntun 5 Kendaraan di Tol Malang yang Tewaskan Satu Orang
Para penumpang bus terlihat syok usai bus yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan beruntun di Tol Pandaan Malang, Minggu (25/9/2022). Foto: Istimewa
A A A
MALANG - Kecelakaan beruntun di Tol Malang Pandaan KM 76 terjadi diduga akibat bus Patas Restu yang tak bisa mengendalikan lajunya.

Pasalnya saat kejadian juga tengah terjadi kecelakaan di KM 77 Tol Pandaan Malang dari arah Malang menuju Surabaya.

Panit 1 PJR Jatim 4 Dirlantas Polda Jawa Timur, Ipda Wawan N menyebutkan, kecelakaan terjadi bermula saat bus Restu yang melaju dari Malang menuju Surabaya melaju dari lajur kanan menuju lajur kiri.

Baca juga: Tabrakan Beruntun di Tol Pandaan Malang, Sopir Bus Tewas

Padahal di saat bersamaan sejumlah kendaraan di depannya tengah berjalan lambat, termasuk sebuah mobil Xenia dengan Nopol L 818 ZA, karena ada kepadatan pasca proses evakuasi di KM 76 jalur B.



"Bertepatan di depannya ada Xenia berjalan lambat, Xenia ini berjalan lambat karena di KM 76, sedang dievakuasi laka tunggal mobil. Bus Restu menabrak Xenia, Xenia terpelanting, dia menabrak Oddisey," ucap Wawan N, saat dikonfirmasi MNC Portal, pada Minggu malam (25/9/2022).

Bus yang melaju kencang akhirnya menghantam bagian belakang truk tangki dengan Nopol L 8241 UG dan berlanjut menghantam bagian belakang truk tangki lain yang melaju beriringan di depannya.

Baca juga: Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Pejagan- Pemalang Picu Kemacetan hingga 1 Kilometer

"Bus Restu menabrak truk tangki di depannya dan truk tangki menabrak truk tangki di depannya. Korban meninggal dunia sopir bus Restu, penumpang lain dievakuasi di kantor JPM di Purwodadi," ungkap dia kembali.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan evakuasi terhadap sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut. Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas dari Malang menuju Surabaya sempat terhambat dan saat ini baru bisa dilalui satu jalur.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1213 seconds (10.101#12.26)