Sosok Prof Samekto Wibowo, Guru Besar UGM yang Terseret Ombak Ternyata Ahli Sel Punca

Sabtu, 24 September 2022 - 21:44 WIB
loading...
Sosok Prof Samekto Wibowo,...
Guru Besar UGM Prof Samekto Wibowo yang berpulang usai mengalami musibah terseret ombak di Pantai Pulangsawal, Gunungkidul, DIY merupakan ahli sel punca. Foto/Ist
A A A
SLEMAN - Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Samekto Wibowo (78) telah berpulang usai mengalami musibah terseret ombak di Pantai Pulangsawal, Gunungkidul, DIY, Sabtu (24/9/2022).

UGM kehilangan sosok yang selama ini mumpuni dalam bidang sel punca (stem cell), syaraf dan otot. Almarhum sempat mengembangkan obat suplemen untuk mendukung kesehatan syaraf dan otot.

Baca juga: UGM Berduka! Prof Samekto Wibowo Meninggal Terseret Ombak di Pantai Pulangsawal

Rektor UGM, Prof Ova Emilia menuturkan, Prof Samekto merupakan guru besarnya. Sehingga dirinya memiliki kedekatan sebagai seniornya. Prof Samekto merupakan sosok yang aktif berkarya di bidang biologi khususnya syaraf dan otot.

"Beliau adalah senior langka dan jarang ditemukan beliau dekat dengan siapapun," tutur Ova Emilia.

Ova mengaku dekat dengan Prof Samekto, karena almarhum juga merupakan salah satu gurunya semasa masih menjadi mahasiswa.

Almarhum selama berkarya di Departemen Ilmu Penyakit Syaraf FakultasKedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM dikenal sangat telaten. Dengan semua mahasiswa, almarhum rajin mengajari, beliau rajin untuk meneliti.

Baca juga: Terseret Ombak Pantai Gua Cemara, 2 Wisatawan Tewas 5 Hilang

Menurutnya Prof Samekto segan-segan membimbing, memberi masukan, sangat rendah hati dan tidak segan berbagi ilmu dengan peneliti muda. Karena Prof Samekto terkenal sebagai orang baik yang mendidik dan mendorong orang muda staf muda untuk berkembang

"Kami sangat kehilangan karena peristiwa ini," ujar Ova Emilia.

Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Dina W Kariodimedjo menambahkan, almarhum juga menjabat sebagai Ketua Tim Sel Punca UGM.

Saat merebaknya pandemi Covid-19, kali terakhir Prof Samekto dan timnya di FKKMK bekerja sama dengan RSUP Dr Sardjito Yogyakarta mengembangkan terobosan baru dalam terapi pasien Covid-19.

"Beliau memberikan terapi dengan menerapkan penggunaan sel punca (stem cell), pada pasien Covid-19 derajat berat," ujar dia.

Bahkan lanjutnya, pemberian stem cell pada pasien Covid-19 derajat berat di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta itu, telah mendapat izin dari BPOM serta telah masuk dalam standar terapi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan.

Sebenarnya Prof Samekto sudah memasuki masa pensiun. Dan semasa hidup Prof Samekto terus mengembangkan obat suplemen syaraf dan otot. Walau sudah pensiun masih sangat aktif dan tune in dengan keilmuan

"Goals itu terus coba almarhum raih bersama para peneliti dan staff muda di residen," tambah Ova Emilia.



Rektor UGM juga membenarkan bahwa almarhum aktif pula mengembangkan terapi sel punca, yang bisa diterapkan pada otot, degenerasi syaraf.

Sel punca bisa digunakan sebagai terapi suportif untuk mengurangi kejadian atau berkembangnya suatu penyakit menjadi lebih berat lagi.

"Beliau adalah senior yang suportif dan terbuka, maka kami kehilangan sekali," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orasi Guru Besar UMJ...
Orasi Guru Besar UMJ Prof Sri Yunanto: Tegaskan Soft Power Fondasi Indonesia Emas 2045
Guru Besar Unsoed Diduga...
Guru Besar Unsoed Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswi
Profil Kasmudjo, Dosen...
Profil Kasmudjo, Dosen Pembimbing Akademik Jokowi di UGM
Empat Nelayan Terseret...
Empat Nelayan Terseret Ombak Laut Selatan, Dua Ditemukan Tewas
Tragis! 3 Pelajar Tewas...
Tragis! 3 Pelajar Tewas Terseret Ombak di Pantai Agam Sumbar
16 Remaja Terseret Ombak...
16 Remaja Terseret Ombak Perairan Pantai Tiku Agam, 1 Tewas dan 2 Hilang
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Produk Tembakau Alternatif,...
Produk Tembakau Alternatif, Guru Besar Unpad: Bukan Pintu Masuk bagi Non-Perokok
Perkuat Barisan Intelektual,...
Perkuat Barisan Intelektual, Universitas Pancasila Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru
Rekomendasi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Infografis
Jurusan Kuliah yang...
Jurusan Kuliah yang Lulusannya Berpotensi Besar Kerja di BUMN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved