Kasus Prostitusi via MiChat, KPAI Dorong Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Pihak Hotel

Sabtu, 24 September 2022 - 10:58 WIB
loading...
Kasus Prostitusi via...
KPAI mendorong polisi mendalami kemungkinan dugaan keterlibatan manajemen hotel dalam kasus prostitusi via aplikasi MiChat.Foto/MPI/Dok
A A A
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong polisi mendalami kemungkinan dugaan keterlibatan manajemen hotel dalam kasus prostitusi via aplikasi MiChat. Sebanyak lima orang mucikari ditangkap petugas Polres akarta Selatan di salah satu hotel kawasan Jalan Jaha, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Kami apresiasi pengungkapan itu karena bukan hanya dari sisi fenomena gunung esnya, siapa korban siapa tersangka. Tetapi ini sudah masuk ranah adanya dugaan dunia usaha yang juga turut terlibat, menikmati, dan mendapatkan serangkaian manfaat," ungkap Komisioner KPAI, Maryati Solihah pada wartawan, Sabtu (24/9/2022).

Menurutnya, KPAI mengapresiasi kepolisian yang telah memeriksa pihak hotel dan bakal mengembangkan penyelidikannya terkait dugaan keterlibatan pihak hotel dalam kasus prostitusi MiChat itu. Baca: Jualan PSK Lewat MiChat di Hotel Jaksel, 5 Germo Ditangkap

Pasalnya, memang ada kemungkinan main mata pihak hotel, mendapatkan manfaat dari bisnis esek-esek itu dan memberikan kemudahan bagi para mucikarinya. Baca: Jualan PSK Lewat MiChat di Hotel Jaksel, 5 Germo Ditangkap

Dia menambahkan, manakala terbukti adanya keterlibatan pihak hotel, para korban yang dipaksa melayani pria hidung belang itu berhak mendapatkan restitusi. Pasalnya, dalam aturan ada undang-undang tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), yang mana penegak hukum diberikan mandat untuk menginformasikan adanya perlindungan anak berupa restitusi dari pelaku dunia usaha tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPAI Soroti Juri Cerdas...
KPAI Soroti Juri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Ingatkan Prinsip Adil dan Nondiskriminatif
HUT ke-1, Puspadaya...
HUT ke-1, Puspadaya Ajak Masyarakat Saksikan Pemutaran Dokumentasi Jejak Langkah
KPAI Ungkap Trauma Psikologis...
KPAI Ungkap Trauma Psikologis Korban Keracunan MBG di Jakarta Timur
Rekomendasi
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Berita Terkini
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved