Bandara Internasional Yogyakarta Jadi Tuan Rumah BUMN Logistics Synergy and Integration Meeting
Sabtu, 24 September 2022 - 10:51 WIB
loading...
Bandara Internasional Yogyakarta, salah satu bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I, menjadi tuan rumah BUMN Logistics Synergy and Integration Meeting, Jumat (23/9/2022).
A
A
A
YOGYAKARTA - Bandara Internasional Yogyakarta, salah satu bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I, menjadi tuan rumah 'BUMN Logistics Synergy and Integration Meeting', Jum'at (23/9/2022). Ini merupakan agenda rutin yang diikuti oleh perusahaan BUMN dan anak usahanya yang tergabung dalam BUMN Klaster Logistik.
Adapun perusahaan BUMN dan anak usahanya yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya adalah PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, PT Pos Indonesia, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA), PT ASDP Indonesia Ferry, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Perum Damri, PT Angkasa Pura Logistik, PT Pos Logistik Indonesia, PT Kereta Api Logistik, dan PT Pelindo Solusi Logistik.
Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi menjelaskan mengenai agenda kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan dan mensinergikan core business logistik guna menciptakan ekosistem bisnis yang kompetitif dari hulu ke hilir.
"Sebagai perusahaan pengelola 15 bandara di Indonesia, Angkasa Pura I memiliki peranan strategis dalam distribusi kargo melalui jalur udara. Dalam agenda tersebut, Angkasa Pura I menyampaikan rencana strategis terkait sinergi dan integrasi kargo dan logistik dengan perusahaan yang tergabung dalam BUMN Klaster Logistik," paparnya.
Adapun rencana strategis kargo dan logistik tersebut meliputi konsep logistics value chain, end-to-end cargo solution, cargo integrated system, one roof warehouse concept, dan supply chain financing. Melalui rencana strategis ini, diharapkan dapat menciptakan ekosistem distribusi kargo dan logistik yang terintegrasi, efisien, serta sederhana dalam proses bisnisnya.
"Seiring dengan upaya kami untuk mewujudkan visi perusahaan'Connecting The World Beyond Airport Operator with Indonesian Experience' Angkasa Pura I telah melakukan upaya-upaya pengembangan Air Cargo & Logistics," tutur Faik Fahmi.
Ia mengatakan pihaknya menyadari bahwa menghadapi era persaingan global Angkasa Pura I tidak dapat bergerak sendiri. "Sinergi dan kolaborasi dalam mengembangkan kargo sangat diperlukan untuk tidak hanya mendorong pertumbuhan volume kargo bandara melainkan memberikan dampak yang lebih luas yaitu peningkatan perekonomian daerah," papar Faik Fahmi.
Adapun perusahaan BUMN dan anak usahanya yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya adalah PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, PT Pos Indonesia, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Industri Kereta Api Indonesia (INKA), PT ASDP Indonesia Ferry, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Perum Damri, PT Angkasa Pura Logistik, PT Pos Logistik Indonesia, PT Kereta Api Logistik, dan PT Pelindo Solusi Logistik.
Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi menjelaskan mengenai agenda kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan dan mensinergikan core business logistik guna menciptakan ekosistem bisnis yang kompetitif dari hulu ke hilir.
"Sebagai perusahaan pengelola 15 bandara di Indonesia, Angkasa Pura I memiliki peranan strategis dalam distribusi kargo melalui jalur udara. Dalam agenda tersebut, Angkasa Pura I menyampaikan rencana strategis terkait sinergi dan integrasi kargo dan logistik dengan perusahaan yang tergabung dalam BUMN Klaster Logistik," paparnya.
Adapun rencana strategis kargo dan logistik tersebut meliputi konsep logistics value chain, end-to-end cargo solution, cargo integrated system, one roof warehouse concept, dan supply chain financing. Melalui rencana strategis ini, diharapkan dapat menciptakan ekosistem distribusi kargo dan logistik yang terintegrasi, efisien, serta sederhana dalam proses bisnisnya.
"Seiring dengan upaya kami untuk mewujudkan visi perusahaan'Connecting The World Beyond Airport Operator with Indonesian Experience' Angkasa Pura I telah melakukan upaya-upaya pengembangan Air Cargo & Logistics," tutur Faik Fahmi.
Ia mengatakan pihaknya menyadari bahwa menghadapi era persaingan global Angkasa Pura I tidak dapat bergerak sendiri. "Sinergi dan kolaborasi dalam mengembangkan kargo sangat diperlukan untuk tidak hanya mendorong pertumbuhan volume kargo bandara melainkan memberikan dampak yang lebih luas yaitu peningkatan perekonomian daerah," papar Faik Fahmi.
Lihat Juga :