Bikin Trenyuh, Napi Ini Harus Merawat Bayi yang Baru Dilahirkan di Tahanan

Jum'at, 23 September 2022 - 10:32 WIB
loading...
Bikin Trenyuh, Napi...
Seorang warga binaan Rutan Perempuan Kelas II Surabaya di Porong, Kabupaten Sidoarjo, melahirkan dan merawat bayinya di dalam ruang tahanan. Foto/iNews TV/Yoyok Agusta
A A A
SIDOARJO - Suasana haru bercampur bahagia, begitu terasa di salah satu ruang tahanan Rutan Perempuan Kelas II Surabaya di Porong, Kabupaten Sidoarjo. Seorang warga binaan berinisial AV, baru saja melahirkan bayi laki-laki, dan harus merawatnya di balik jeruji besi.

Baca juga: Pinangki Cs Bebas Bersyarat, Kemenkumham Sebut Berkelakuan Baik

AV menjalani proses persalinan di Puskesmas Porong. Setelah selesai persalinan, dan dinyatakan sehat, langsung dibawa kembali ke ruang tahanan. Sejumlah warga binaan, juga turut menyambut kehadiran bayi laki-laki itu dengan penuh kebahagiaan.



Proses persalinan anak kelima tersebut, berjalan lancar dan dilakukan secara normal. Ibu dan bayi tersebut, kini ditempatkan di sel tahanan khusus yang juga menjadi ruang isolasi.

Baca juga: Bocah 8 Tahun Telan Kunci, Panglima TNI dan Bupati Indramayu Bantu Pengobatan

Saat baru tiba dari Puskesmas, pada Kamis (22/9/2022) sore. Bayi mungil tersebut, ditidurkan hanya beralaskan selimut tanpa bantal. Namun, bayi berinisial MK yang memiliki bobot 3 kg serta panjang 50 cm itu, nampak dengan lelap tertidur.

AV mengaku sangat bahagia dapat melahirkan putra kelimanya tersebut. Saat proses persalinan di Puskesmas Porong, AV juga ditemani suaminya. Selama proses persalinan, AV juga mendapatkan penjagaan ketat dari para petugas Rutan Perempuan Kelas II Surabaya.

Bikin Trenyuh, Napi Ini Harus Merawat Bayi yang Baru Dilahirkan di Tahanan


"Tentunya saya sangat bahagia, dapat melahirkan secara normal dan semuanya sehat. Saya sangat berterimakasih, banyak dibantu oleh petugas di sini. Semua layanan kesehatan saya dapatkan, hingga persalinan dapat berjalan lancar," ujar AV.

AV divonis bersalah dalam kasus penipuan minyak goreng, dan dipenjara selama 12 bulan. AV baru masuk ke Rutan Perempuan Kelas II Surabaya, untuk menjalani masa hukuman pada bulan Juli 2022 lalu. Saat itu, kondisinya tengah hamil tujuh bulan.

Baca juga: Mengerikan! Jarum Pentul Tertelan oleh Gadis Gunungkidul saat Hendak Pakai Jilbab

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Perempuan Kelas II Surabaya, Siti Viona Aidila mengatakan, sudah beberapa kali menangani warga binaan yang melahirkan bayi selama masa hukuman. "Kalau baru lahiran, pastinya akan diikutkan ibunya di dalam tahanan," tuturnya.

Seperti bayi MK ini, menurutnya akan dirawat ibunya di dalam sel tahanan khusus, sehingga ibunya dapat merawat bayinya dengan lebih leluasa. "Saat ibu dan bayinya harus berada di ruang isolasi selama 10 hari, sesuai aturan yang berlaku," ungkapnya.

Bikin Trenyuh, Napi Ini Harus Merawat Bayi yang Baru Dilahirkan di Tahanan


Apabila masa hukuman warga binaan tersebut cukup lama, maka ketika bayinya sudah berusia di atas dua tahun, dan masih memiliki keluarga, bayi tersebut akan dititipkan ke keluarganya untuk dirawat di luar tahanan.

Viona mengaku, memang ada bayi yang terpaksa harus hidup dan dirawat ibunya selama berada di tahanan, namun jumlahnya tidak banyak. Rencananya, untuk kasus AV, Rutan Perempuan Kelas II Surabaya akan mengajukan masuk program asimilasi. Sesuai putusan pengadilan, AV menjalani hukuman sampai April 2023.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditjenpas Pastikan Penanganan...
Ditjenpas Pastikan Penanganan Warga Binaan Meninggal di Lapas Palangka Raya Transparan
Polda Metro Jaya Perpanjang...
Polda Metro Jaya Perpanjang Penahanan Richard Lee hingga 3 Juni
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Berbasis Kearifan Lokal,...
Berbasis Kearifan Lokal, Sistem Pembinaan di Lapas Bali Dipuji Dunia
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Rayakan Nyepi, Warga...
Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
360 Anak dan 84 Perempuan...
360 Anak dan 84 Perempuan Palestina Terpaksa Sambut Iduladha di Penjara Israel
Rekomendasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved