5 Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit, Nomor 3 Masuknya Islam di Pulau Jawa

Selasa, 20 September 2022 - 17:37 WIB
loading...
5 Penyebab Runtuhnya...
Kerajaan Majapahit sempat mencatatkan dirinya sebagai dinasti Hindu terbesar dengan wilayah kekuasaan yang luas di Indonesia. Foto DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kerajaan Majapahit sempat mencatatkan dirinya sebagai dinasti Hindu terbesar dengan wilayah kekuasaan yang luas di Indonesia. Sayangnya kerajaan ini musti runtuh menjelang abad ke 16.

Sebagai salah satu kerajaan terbesar yang berada di tanah Jawa , Majapahit memiliki banyak kisah sejarah termasuk dalam proses keruntuhannya.

Baca juga : Strategi Gajah Mada Redam Pemberontakan di Kerajaan Majapahit

Tenggelamnya Kerajaan Majapahit pada tahun 1527 tentu disebabkan oleh beberapa faktor besar. Hal ini membuat munculnya era baru dalam sejarah Indonesia. Kerajaan Hindu sudah mulai tumbang di sebagian besar wilayah di Indonesia.

Berikut 5 penyebab runtuhnya Kerajaan Majapahit :

1. Meninggalnya Gajah Mada dan Hayam Wuruk

Dua tokoh besar ini memang memiliki peranan penting dalam Kerajaan Majapahit. Karena setelah keduanya meninggal Kerajaan Hindu tersebut mulai kehilangan cahayanya.

Meninggalnya Patih Gajah Mada membuat Hayam Wuruk kebingungan dalam menemukan pengganti yang pantas. Kehilangan Patih ini memang merupakan cikal bakal mulai menurunnya kerajaan ini. Beberapa wilayah kekuasaannya juga perlahan melepaskan diri.

Ditambah lagi pada saat Hayam Wuruk meninggal, dimana terjadi polemik perebutan kekuasaan yang semakin menenggelamkan kekuasaan Majapahit.

Perebutan ini terjadi antara putri mahkota Kusumawardhani yang menikahi sepupunya sendiri, pangeran Wikramawardhana dan putra dari selirnya, yakni Wirabhumi.

2. Munculnya Perang Saudara

Diangkatnya Wikramawardhana pada 1389 untuk menggantikan Hayam Wuruk ditentang anak Hayam Wuruk, Bhre Wirabhumi penguasa kerajaan timur Majapahit.

Singgasana ini kemudian dituntut oleh Wirabhumi yang kemudian tercetuslah perang saudara yang disebut Perang Paregreg pada 1404-1405. Perang ini akhirnya membuat Wirabhumi gugur.

Kekalahannya ini membuat kerajaan timur bersatu dengan kerajaan barat. Namun kala itu kejayaan Majapahit semakin merosot karena mulai lepasnya daerah kekuasaan luar Jawa.

3. Mulai Masuknya Agama Islam

Mulai masuk dan berkembangnya Agama Islam di Pulau Jawa kala itu yang dimulai dari kedatangan Jenderal Muslim Tiongkok bernama Laksamana Cheng Ho mulai membentuk komunitas China dan Arab di beberapa Pelabuhan, macam Semarang, Tuban, Demak dan Ampel. Hal ini membuat Kerajaan Majapahit semakin tersingkir.

Baca juga : Penampakan Petirtaan Kerajaan Majapahit Bikin Warga Gresik Gempar

4. Bangkitnya Kesultanan Malaka

Wilayah yang digunakan sebagai jalur perdagangan ini mulai menjalin hubungan dekat dengan Dinasti Ming. Selain itu mulai munculnya Kesultanan Malaka pada abad ke 15 juga membuat Majapahit kalah saing dalam memperluas wilayahnya.

5. Kemunculan Kerajaan Demak

Masuknya pengaruh Islam juga membuat beberapa kerajaan baru yang lebih tangguh. Dimana selain Kesultanan Malaka juga terdapat Kerajaan Demak di Tanah Jawa. Segala wilayah kekuasaan Majapahit di Jawa mulai diinvasi oleh Demak kala itu.

Dilansir dari digilib.uin-suka.ac.id, Serangan Demak ke Majapahit pada awal abad ke 16 merupakan salah satu penyebab terbesar hancurnya Kerajaan Hindu tersebut. Hal ini membuat Raden Patah yang merupakan putra dari raja terakhir Majapahit, Brawijaya V dengan selir muslim Tiongkok Siu Ban Ci, yang memilih mendirikan kerajaan bermarwah Islam.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Rayakan Nyepi, Warga...
Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Kisah Raja Tribhuwana...
Kisah Raja Tribhuwana Tunggadewi Mempercayakan Perempuan Memimpin di Majapahit
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Prabowo: Dharma Santi...
Prabowo: Dharma Santi 2026 Jadi Momentum Mempererat Persaudaraan
Rekomendasi
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
Berita Terkini
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved