Langkah Tak Seiring 2 Ibu Dalam Kendalikan Pandemi Covid-19

Jum'at, 03 Juli 2020 - 08:02 WIB
loading...
A A A
Aksi saling bantah pun terjadi, Pemkot Surabaya membantahnya. Sebab pada hari itu mereka hanya mengirim korban kecelakaan, dan itu jumlahnya tak sampai tiga orang. Pengiriman pun dilakukan karena ada telepon lewat Comand Center 112 yang mengabarkan adanya korban kecelakaan.

Direktur RSU dr Soetomo Joni Wahyuhadi membantah jika pihaknya menutup akses komunikasi dengan Wali Kota Rismaharini maupun pejabat Dinas Kesehatan Pemkot Surabaya. Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur ini juga membantah jika ada pembatasan akses untuk pasien Covid-19 asal Surabaya di RSU dr Soetomo.

Bahkan ia menegaskan sebanyak 79% dari pasien Covid-19 yang dirawat di RSU dr Soetomo adalah warga Surabaya. Hingga kemarin total pasien positif Covid-19 yang ditangani di RSU Soetomo mencapai 1.097 orang. Dari jumlah tersebut, 865 orang di antaranya warga Surabaya. Sementara 232 lainnya adalah warga non-Surabaya. "Sebanyak 79 persen pasien Covid-19 kita adalah dari Surabaya. Rumah Sakit Lapangan pun sebagian besar orang Surabaya," tegasnya. (Baca juga: Imbas Kondisi Pandemi COvid-19, Psikologis Anak Rentan Terganggu)

Joni menegaskan, pihaknya selalu terbuka komunikasi dengan pihak manapun. Kendati demikian, dirinya selama ini merasa belum pernah dihubungi oleh Wali Kota Tri Rismaharini. "Belum pernah. Kalau soal hubungan, hubungannya hangat saya dengan beliau. Saya menghormati beliau. Beliau Wali Kota yang perhatian dengan warganya. Kalau sulit dihubungi ya enggak, telepon saja. Kalau mau tindak (kunjungan) RSUD dr Soetomo ya monggo, tapi jangan sekarang karena banyak virus," katanya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejauh ini terkesan cuek dengan sikap agresif Tri Rismaharini. Khofifah tercatat hanya sedikit berkomentar saat menanggapi kemarahan Risma terkait mobil PCR yang digeser ke Trenggalek dan Sidoarjo.

Berondongan pertanyaan para jurnalis saat itu dijawab santai. “Mobilnya yang koordinasi dengan (pemerintah) pusat adalah Pak Suban (Ketua Logistik), tapi beliau lebih tahu, monggo Pak Joni," kata Khofifah yang meminta Joni Wahyuhadi yang mendampingginya saat itu menjelaskan masalah 2 mobil PCR itu kepada para wartawan.

Kepemimpinan Feminin Harusnya Jadi Kekuatan

Pakar Politik Universitas Trunojoyo, Surokim Abdussalam menuturkan, kondisi yang terjadi di Surabaya dan Jatim sejauh ini merupakan praktik kepemimpinan yang saling meniadakan. Mereka saling mengunci untuk bisa melemahkan satu dan yang lainnya. Semua ini tentu jauh dari kolaborasi dan kerja sama, khususnya antara Pemkot dan Pemprov Jatim. “Rekonsiliasi sesungguhnya belum ada dan hanya lips service an sich. Sesungguhnya kepemimpinan feminim pada masa pendemi itu lebih unggul dan seharusnya menjadi kekuatan,” katanya.

Sayangnya, mereka tidak menjadi kekuatan, justru konflik dan ketidakakuran antarpemimpin yang diperagakan dan dipraktikkan. Dalam situasi perang dua gajah ini, masyarakat yang terkena dampak secara langsung di tengah pendemi. “Pada saat masyarakat mendambakan kepemimpinan empatik dan mengayomi di tengah pandemi ini, keduanya malah memperagakan gaya kepemimpinan melow konfliktual,” jelasnya.

Parahnya, dalam berbagai situasi yang membutuhkan keduanya saling menguatkan, mereka malah saling melemahkan. “Sungguh patut disesalkan pilihan seperti ini, kepemimpinan nurturant politics harus didorong untuk keduanya agar bisa saling respek, saling bisa memahami, dan bisa sinergi untuk gotong royong,” ucapnya.

Baik Khofifah maupun Risma harus saling menguatkan untuk memberi contoh guna memantik partisipasi publik. Momentum ini sungguh tepat untuk kepemimpinan feminis yang nurturant dan empatik. (Baca juga: Isu Bank Bermasalah, Nasabah Diminta Jangan termakan Hoaks)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemkot Surabaya Dukung...
Pemkot Surabaya Dukung Pordi Jatim Bikin Turnamen Domino Lebih Besar
Bertemu Komisi B DPRD...
Bertemu Komisi B DPRD Surabaya, Unicomindo Curhat Tagih Utang Pemkot Rp104 Miliar
DPRD Surabaya Akan Gelar...
DPRD Surabaya Akan Gelar Rapat Sengketa Sampah Pemkot dengan Swasta
Kalah Gugatan Kontrak...
Kalah Gugatan Kontrak Sampah, Pemkot Surabaya Dihukum Bayar Utang Rp104 Miliar
Bantu Warga Urus Sertifikat,...
Bantu Warga Urus Sertifikat, 40 Kantor Pertahanan di Jatim Tetap Beroperasi saat Lebaran
KPK Bakal Hadirkan Khofifah...
KPK Bakal Hadirkan Khofifah sebagai Saksi Sidang Korupsi Dana Hibah Pokir DPRD Jatim
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Berita Terkini
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved