Buronan Kasus Penyiraman Air Keras Ditangkap saat Pulang Kangen Anak Istri

Selasa, 20 September 2022 - 10:15 WIB
loading...
Buronan Kasus Penyiraman...
Adi Saputra (baju ogange), buronan kasus penyiraman air keras saat diamankan polisi setelah sejak 2019 melarikan diri.
A A A
PALEMBANG - Rindu anak dan istri menjadi alasan Adi Saputra (42), buronan kasus penyiraman air keras terhadap Robby Firdaus (38), pulang ke Palembang. Namun kepulangannya justru telah ditunggu pihak kepolisian dan menangkapnya.

Kapolsek Ilir Timur II Palembang, Kompol Fadilah Ermi mengatakan, Adi merupakan buronan polisi sejak dirinya melakukan aksi penyiraman tersebut pada akhir September 2019 silam.

Menurut Fadilah, peristiwa penyiraman tersebut berawal saat tersangka bersama grup kesenian religi tampil di peringatan Maulid Nabi di Jalan Dr M Isa, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur III Palembang.

Baca juga: 2 Pelaku Penipuan Ganjal Kartu ATM di Lubuklinggau Diringkus Polisi

"Saat sedang manggung bersama teman-temannya di acara keagamaan, tiba-tiba disebutkan ada seseorang yang melemparkan batu ke arah tersangka dan teman-temannya. Dan ternyata yang melempar batu itu adalah korban," ujar Fadilah, Selasa (20/9/2022).

Fadilah menjelaskan, korban yang saat itu sedang menyaksikan tersangka tampil di atas panggung dengan sengaja melemparkan batu. Korban mengaku tidak puas dengan penampilan tersangka dan teman-temannya yang dinilai jelek.

"Korban beralasan melemparkan batu ke arah Adi dan teman-temanya karena menilai penampilan mereka jelek," terangnya.

Lemparan batu dari korban ternyata mengenai kepala salah satu teman tersangka. Melihat kelakuan Robby, Adi tersulut emosi dan membalas melemparkan batu ke arahnya.

"Merasa belum puas, tersangka kemudian pulang ke rumah dan mengambil sebuah botol berisi air keras yang kemudian disiramkan ke wajah dan badan korban," jelasnya.

Setelah menyiramkan air keras tersebut, kata Kapolsek, tersangka langsung melarikan diri. Sedangkan korban mengalami dampak akibat penyiraman air keras tersebut yakni kebutaan secara permanan.

"Dari pengakuan tersangka, dirinya kabur ke Jakarta. Barulah setelah buron beberapa tahun, tersangka Adi berhasil ditangkap saat sedang pulang ke rumahnya," ungkap Fadilah.

Tersangka Adi mengaku, dirinya nekat menyiram Robby dengan air keras karena tersulut emosi atas perilaku korban yang arogan. Apalagi mereka sedang tampil di acara keagamaan dan disaksikan banyak orang.

"Saya tidak kenal dengan korban dan tidak tahu apa alasannya secara tiba-tiba melempar kami dengan batu saat sedang tampil di acara Maulid Nabi. Saat itu suasananya sedang ramai," jelasnya.

Usai kejadian tersebut, kata Adi, dirinya langsung kabur ke Jakarta.Setelah beberapa tahun menjadi buronan, dirinya memutuskan untuk pulang ke Palembang karena rindu dengan anak dan istri.

"Saya tidak tahu kalau korban mengalami kebutaan secara permanen. Saya sangat menyesal dan merasa benar-benar bersalah," ujarnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Terungkap, Selebgram...
Terungkap, Selebgram Woodyrman Mabuk saat Hajar Warga Negara Brunei di Blok M
Kronologi Wanita Ditabok...
Kronologi Wanita Ditabok Sesama Penumpang JakLingko
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Lansia Korban Penyiraman...
Lansia Korban Penyiraman Air Keras di Bekasi Meninggal
Tegur Ibu Pukul Anak...
Tegur Ibu Pukul Anak di Stasiun Depok, Anggota TNI Dianiaya 3 Pelaku
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Anoa 6x6 Amfibi, Penjaga...
Anoa 6x6 Amfibi, Penjaga Darat dan Air Buatan Anak Bangsa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved