Momentum HUT Ke-87 NWDI, TGB Optimistis NWDI Mendunia
Sabtu, 17 September 2022 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
"Semua itu harus kita rawat dan kembangkan sembari berfikir, merumuskan, dan menjalankan agenda organisasi agar NWDI ini benar-benar Wansyur, Wahfadz, Waayyid Fil Alamin," ungkapnya.
Cita-cita besar NWDI itu menurutnya bisa tercapai karena NWDI memiliki faham Ahlussunnah Waljama'ah. NWDI mempondasikan dirinya dengan manhaj Ahlusunnah Waljamaah yang merupakan manhaj beragama bagi mayoritas umat muslim dunia.
Manhaj Ahlussunnah Waljamaah ini, menurut TGB dipedomani oleh mayoritas umat Islam di dunia. Baik di dunia Arab, Asia Tengah seperti India, Pakistan, dan Banglades. Juga dipedomani oleh umat muslim di Khazakstan, Turkmenistan, Azarbaijan. Termasuk Afganistan, tidak terkecuali di Asia Tenggara baik Indonesia, Malaysia, Brunai Darussalam.
Manhaj Ahlussunnah Waljamaah juga menyebar ke Afrika bagian barat seperti Mesir, Afrika Timur seperti Maroko, Tunisia, Aljazair, dan Afrika bagian selatan seperti Nigeria, dan hampir semua negara Islam.
"NWDI juga punya tradisi mengorganisasi diri, punya tradisi berpikir untuk mencapai kemaslahatan bersama. Almagfurullah Maulana Syekh membangun madrasah NWDI pada 1937 dan pada 1953 membangun organisasi. Sebagai entitas yang terus bergerak, tentu NWDI harus menyesuaikan dengan tuntutan zaman," papar TGB yang juga Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo itu.
Tidak hanya itu, pendiri Nahdlatul Wathan, Almagfurullah Maulana Syech TG.K.H Zainuddin Abdul Majid juga mewariskan nilai-nilai keislaman yang universal.
Cita-cita besar NWDI itu menurutnya bisa tercapai karena NWDI memiliki faham Ahlussunnah Waljama'ah. NWDI mempondasikan dirinya dengan manhaj Ahlusunnah Waljamaah yang merupakan manhaj beragama bagi mayoritas umat muslim dunia.
Manhaj Ahlussunnah Waljamaah ini, menurut TGB dipedomani oleh mayoritas umat Islam di dunia. Baik di dunia Arab, Asia Tengah seperti India, Pakistan, dan Banglades. Juga dipedomani oleh umat muslim di Khazakstan, Turkmenistan, Azarbaijan. Termasuk Afganistan, tidak terkecuali di Asia Tenggara baik Indonesia, Malaysia, Brunai Darussalam.
Manhaj Ahlussunnah Waljamaah juga menyebar ke Afrika bagian barat seperti Mesir, Afrika Timur seperti Maroko, Tunisia, Aljazair, dan Afrika bagian selatan seperti Nigeria, dan hampir semua negara Islam.
"NWDI juga punya tradisi mengorganisasi diri, punya tradisi berpikir untuk mencapai kemaslahatan bersama. Almagfurullah Maulana Syekh membangun madrasah NWDI pada 1937 dan pada 1953 membangun organisasi. Sebagai entitas yang terus bergerak, tentu NWDI harus menyesuaikan dengan tuntutan zaman," papar TGB yang juga Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo itu.
Tidak hanya itu, pendiri Nahdlatul Wathan, Almagfurullah Maulana Syech TG.K.H Zainuddin Abdul Majid juga mewariskan nilai-nilai keislaman yang universal.
Lihat Juga :