Puja Bhairawa, Ritual Minum Darah dan Bersetubuh hingga Makan Daging Manusia

Rabu, 14 September 2022 - 05:34 WIB
loading...
Puja Bhairawa, Ritual...
Paham Bhairawa secara khusus memuja kehebatan atau kesaktian, dengan cara-cara khusus. (Ist)
A A A
Raja Kertanegara dari Kerajaan Singasari disebut-sebut tewas dibunuh oleh tentara Kerajaan Kediri dalam sebuah pesta besar. Kala itu, Kertanegara bersama para patihnya didapati sedang berpesta pora .

Mereka makan dan minum sebanyak-banyaknya, mabuk-mabukan hingga bersetubuh dengan para perempuan sepuasnya. Kertanegara pun lengah, dengan mudahnya mereka pun diserang oleh tentara Kediri.

Sesungguhnya apa yang dilakukan Kertanegara kala itu, adalah ritual biasa bagi penganut aliran Budha Tantra atau Tantrayana. Sebab itu mereka pun kerap menggelar upacara memuja Bhairawa.

Paham Bhairawa secara khusus memuja kehebatan atau kesaktian, dengan cara-cara khusus. Bhairawa berkembang hingga ke Cina, Tibet, dan Indonesia.

Di nusantara masuknya saktiisme, Tantrisma dan Bhairawa, dimulai sejak abad VII melalui Kerajaan Sriwijaya di Sumatera, sebagaimana diberikan terdapat pada prasasti Palembang tahun 684, berasal dari India Selatan dan Tibet.

Dari bukti peninggalan purbakala dapat diketahui ada tiga peninggalan purbakala, yaitu Bhairawa Heruka yang terdapat di Padang Lawas Sumatra Utara, Bhairawa Kalacakra yang dianut Kertanegara–Raja Singasari Jawa Timur, serta oleh Adityawarman pada zaman Gajah Mada di Majapahit, dan Bhairawa Bima di Bali yang arcanya kini ada di Kebo Edan – Bedulu Gianyar.

Dalam upacara memuja Bhairawa yang dilakukan oleh para penganut aliran Tantrayana yaitu cara yang dilakukan oleh umat Hindu/Budha untuk dapat bersatu dengan dewa pada saat mereka masih hidup.

Karena pada umumnya, mereka bersatu atau bertemu dengan para dewa pada saat setelah meninggal sehingga mereka melakukan upacara jalan pintas yang disebut dengan upacara ritual Pancamakarapuja.

"Pancamakarapuja adalah upacara ritual dengan melakukan 5 hal yang dilarang dikenal dengan 5 Ma, Mada atau mabuk-mabukan, Madura atau tarian melelahkan hingga jatuh pingsan. Mamsa atau makan daging mayat dan minum darah. Matsya atau makan ikan gembung beracun dan Maitunaatau bersetubuh secara berlebihan," papar Suwarna, budayawan Bali.

Mereka melakukan upacara di Ksetra atau lapangan untuk membakar mayat atau kuburan sebelum mayat di bakar saat gelap bulan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
3 Potret Karya Ivan...
3 Potret Karya Ivan Gunawan di New York Fashion Week 2023, Terinspirasi Kerajaan Majapahit
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Berita Terkini
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved