Mencekam! Puluhan Preman Rusak Fasilitas Apartemen Mewah di Penjaringan
Senin, 12 September 2022 - 14:59 WIB
loading...
Sekelompok preman bayaran serang dan rusak fasilitas apartemen mewah di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Foto/Tangkapan Layar
A
A
A
JAKARTA - Sebuah apartemen mewah yang berada di wilayah Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara diserang sekelompok orang yang diduga merupakan massa bayaran pada Senin (12/9/2022) pagi.
Berdasarkan video amatir yang direkam oleh salah satu penghuni, terlihat gerombolan massa sekitar puluhan orang masuk dan melakukan penyerangan hingga merusak kantor pengelola.
Dalam penyerangan ini, sekelompok orang juga melakukan intimidasi kepada sejumlah petugas keamanan hingga penghuni apartemen. Baca juga: Viral Preman Palak Sopir Truk Proyek Apartemen di Cisauk, Polisi Cokok Pelaku
Bahkan, tangan salah satu penghuni dipukul saat merekam video. Salah satu penghuni Apartemen Pantai Mutiara, Yusuf Rusly (68) mengatakan bahwa penyerangan ini terjadi pada pagi ketika penghuni di apartemen hendak beraktifitas didatangi segerombolan orang.
”Kejadian tadi pagi sebetulnya saya lagi tidur, kemudian ada telepon dari ibu Natali saya kaget kemudian bangun jam 05.30 lebih, lalu saya lihat dari atas banyak gerombolan datang, kurang lebih diatas 100 orang,” kata Yusuf saat ditemui di lokasi.
”Mereka saya dengar, memecahkan kaca di kantor badan pengelola dan semuanya banyak satpam dipukuli, saya dengar ada Lima satpam dipukuli dan penghuni ada yang dipukul,” sambungnya.
Berdasarkan video amatir yang direkam oleh salah satu penghuni, terlihat gerombolan massa sekitar puluhan orang masuk dan melakukan penyerangan hingga merusak kantor pengelola.
Dalam penyerangan ini, sekelompok orang juga melakukan intimidasi kepada sejumlah petugas keamanan hingga penghuni apartemen. Baca juga: Viral Preman Palak Sopir Truk Proyek Apartemen di Cisauk, Polisi Cokok Pelaku
Bahkan, tangan salah satu penghuni dipukul saat merekam video. Salah satu penghuni Apartemen Pantai Mutiara, Yusuf Rusly (68) mengatakan bahwa penyerangan ini terjadi pada pagi ketika penghuni di apartemen hendak beraktifitas didatangi segerombolan orang.
”Kejadian tadi pagi sebetulnya saya lagi tidur, kemudian ada telepon dari ibu Natali saya kaget kemudian bangun jam 05.30 lebih, lalu saya lihat dari atas banyak gerombolan datang, kurang lebih diatas 100 orang,” kata Yusuf saat ditemui di lokasi.
”Mereka saya dengar, memecahkan kaca di kantor badan pengelola dan semuanya banyak satpam dipukuli, saya dengar ada Lima satpam dipukuli dan penghuni ada yang dipukul,” sambungnya.
Lihat Juga :