Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Kemenag Diingatkan Tantangan Hoaks Dunia Digital
Minggu, 11 September 2022 - 10:35 WIB
loading...
Staf Khusus Menteri Agama Bidang Komunikasi Publik dan Media Wibowo Prasetyo (tengah) saat acara Orientasi Pelopor Moderasi Beragama di Semarang, Sabtu (10/9/2022).
A
A
A
SEMARANG - Upaya penguatan moderasi beragama (MB) tidak jarang dihadapkan pada tantangan hoaks di dunia digital. Kondisi ini harus menjadi perhatian para penggerak penguatan MB Kementerian Agama.
Pesan ini disampaikan Staf Khusus Menteri Agama Bidang Komunikasi Publik dan Media Wibowo Prasetyo di hadapan para Kasi Pais Kemenag Kabupaten/Kota seluruh Jawa Tengah, ASN di lingkup Bidang PAI Kanwil Kemenag Jawa Tengah saat acara Orientasi Pelopor Moderasi Beragama di Semarang, Sabtu (10/9/2022).
"Tantangan penguatan MB tidak hanya di dunia nyata, tapi juga dunia maya, terutama hoaks terkait agama. Ini harus juga menjadi perhatian pelopor penguatan MB di berbagai wilayah, khususnya di Jawa Tengah," pesan Wibowo, panggilan akrabnya.
Baca juga: Kemenparekraf Dorong Peningkatan Kualitas UMKM Labuan Bajo
Hadir Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Musta'in Ahmad, Kepala Biro HDI Ahmad Fauzin, Kabid PAI Kanwil Imam Buchori dan jajaran.
"Para penggerak atau pelopor penguatan MB harus akrab dengan dunia digital, paham monitoring isu, terutama seputar kerukunan, sekaligus mitigasinya," sambung Wibowo.
Pesan ini disampaikan Staf Khusus Menteri Agama Bidang Komunikasi Publik dan Media Wibowo Prasetyo di hadapan para Kasi Pais Kemenag Kabupaten/Kota seluruh Jawa Tengah, ASN di lingkup Bidang PAI Kanwil Kemenag Jawa Tengah saat acara Orientasi Pelopor Moderasi Beragama di Semarang, Sabtu (10/9/2022).
"Tantangan penguatan MB tidak hanya di dunia nyata, tapi juga dunia maya, terutama hoaks terkait agama. Ini harus juga menjadi perhatian pelopor penguatan MB di berbagai wilayah, khususnya di Jawa Tengah," pesan Wibowo, panggilan akrabnya.
Baca juga: Kemenparekraf Dorong Peningkatan Kualitas UMKM Labuan Bajo
Hadir Kakanwil Kemenag Jawa Tengah Musta'in Ahmad, Kepala Biro HDI Ahmad Fauzin, Kabid PAI Kanwil Imam Buchori dan jajaran.
"Para penggerak atau pelopor penguatan MB harus akrab dengan dunia digital, paham monitoring isu, terutama seputar kerukunan, sekaligus mitigasinya," sambung Wibowo.
Lihat Juga :