Nara Kupu Jogya, Wisata Edukasi Baru di Kaki Gunung Merapi

Selasa, 06 September 2022 - 23:13 WIB
loading...
Nara Kupu Jogya, Wisata...
Perkenalan Nara Kupu Jogya, wisata edukasi baru di kaki gunung Merapi. Foto: Istimewa
A A A
JOGJAKARTA - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memiliki satu wahana wisata edukasi bernama Nara Kupu Jogya (NKJ) yang terletak di kaki gunung merapi, Sleman.

Rencananya, Nara Kupu Jogya akan melaksanakan soft opening pada pertengahan Oktober 2022 mendatang.

Sebelum agenda peluncuran dilaksanakan, manajemen Nara Kupu Jogya sudah mulai menerima berbagai kunjungan mulai dari kalangan pelajar, instansi, institusi dan masyarakat umum.

Baca juga: Sektor Pariwisata di Kobar Harus Terintegrasi dengan Pariwisata Nasional

Salah satunya, kunjungan yang dilakukan oleh siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Cangkringan.

“Betul, adik-adik SMKN 1 Cangkringan kemarin kami ajak untuk mengikuti pelatihan bagaimana cara membuat pestisida nabati, pupuk organik cair, kompos dan lain-lain,” kata Field Manager Nara Kupu Jogya, Doni Darmawan, Selasa (6/9/2022).

Sejauh ini, kata Doni, pihaknya sering berkolaborasi dengan lembaga pendidikan mulai tingkat PAUD hingga SMA untuk melaksanakan berbagai pelatihan terkait cocok tanam organik, pembuatan pupuk, penangkaran hewan ternak dan lain-lain.

Baca: 7.600 Pelaku Pariwisata Terdampak, Oded Minta Badan Promosi Pariwisata Segera Bergerak

"Intinya, tentu kehadiran Nara Kupu Jogya ini kami harapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan seperti bagaimana memberdayakan masyarakat mulai dari anak sekolah hingga kelompok tani dalam mengelolah produk pertanian,” sebutnya.

General Manager Nara Kupu Jogya, Theresia Indra Cahaya menambahkan, bahwa sebagai bagian dari pra soft opening, pihaknya juga akan melaksanakan sejumlah kegiatan sosial antara lain donor darah.

“Dalam rangka menyongsong soft opening itu, kami sudah mulai juga berbagai kegiatan sosial seperti misa permberkatan dilanjutkan dengan donor darah tanggal 17 September nanti lalu ada kenduri,” sambung Tere.

Baca: Dongrak Sektor Pariwisata, Dinas Pariwisata Kota Padang Gelar Pelatihan Pemandu Outbond

"Nah donor darah itu juga kerjasama antara Nara Kupu Jogya dengan Batalyon-23 Kopassus dengan tema 'Kita Sehat, Indonesia Kuat'," lanjutnya.

Untuk diketahui, wisata baru ini mengusung konsep wisata edukasi. Nara Kupu bersama Sayur Kendal dari Wihrasa Group juga menyiapkan lokasi kuliner dengan berbagai macam menu berbahan sayuran organik.

"Dari hasil tanaman organik, dapat diolah menjadi macam-macam makanan sehat. Misalnya, produk panganan dari hasil organik kini sudah tersedia seperti Bakmi Jogja Mbah Walid, Pecel 57, Morning Dew dan yang lainnya," tambah Owner Wihrasa Group, Rayhan Cristian Siego.

"Dari kualitas tentu terjamin, dari harga juga pasti terjangkau, lebih penting cara mendapatkannya mudah. Misalnya, lewat aplikasi Gofood Jogja dan produk Sayur Kendal Jogja di Tokopedia," pungkasnya.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
Berorientasi Global,...
Berorientasi Global, IPTI Perkuat Pendidikan Pariwisata
Prabowo Tegur Gubernur...
Prabowo Tegur Gubernur Bali Soal Sampah: Pariwisata Tak akan Bertahan jika Lingkungan Kotor
Kampoeng Heritage Kajoetangan...
Kampoeng Heritage Kajoetangan Malang Raih Juara 1 Pokdarwis Nasional
Pengembangan Pariwisata,...
Pengembangan Pariwisata, Balkondes Karangrejo Borobudur Tampil di Pasar Eropa
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
Rekomendasi
Prabowo Akan Bertemu...
Prabowo Akan Bertemu Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Besok, Bahas Apa?
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Berita Terkini
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved