Ketika Kapolres Tapsel dan Mahasiswa Kompak Pungut Sampah Usai Demo Tolak Kenaikan BBM
Rabu, 07 September 2022 - 00:37 WIB
loading...
Kapolres Tapsel, AKBP Imam Zamroni pungut sampah bersama dengan mahasiswa setelah aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Padangsidimpuan. Foto: SINDOnews/Zia Nasution
A
A
A
PADANGSIDIMPUAN - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di depan Kantor DPRD Kota Padangsidimpuan , Selasa (6/9/2022) sore.
Usai aksi, Kapolres Tapsel dan mahasiswa terlihat kompak memungut sampah di area aksi.
Baca juga: Surati Jokowi, DPRD Sumut Setuju Batalkan Kenaikan Harga BBM
Dari pantauan, usai menyampaikan orasinya, ratusan mahasiswa tampak membubarkan diri. Seketika itu juga, tampak personil kepolisan beserta Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Imam Zamroni langsung memungut sampah.
Melihat aksinya tersebut, sejumlah massa aksi yang awalnya hendak membubarkan diri akhirnya turut memungut sampah.
AKBP Imam Zamroni mengatakan, aksi memungut sampah tersebut merupakan bentuk untuk membersihkan hati. Dimana, aksi yang dilakukan mahasiswa ini memperlihatkan hati mereka yang bersih.
Baca juga: Imbas Kenaikan BBM, Tarif Angkot di Medan Naik 30 Persen
“Untuk itu, kita mengajak rekan-rekan mahasiswa yang awalnya datang dengan hati yang bersih dan pulang dengan hati yang bersih juga,” ungkapnya.
Lebih lanjut, perwira menengah Polri ini mengatakan, untuk pengamanan aksi mahasiswa tersebut pihak kepolisian mengerahkan 260 personil. Dimana, 160 personil dari Polres Padangsidimpuan dan 100 personil dari Polres Tapanuli Selatan.
“Tadi juga ada personil cadangan yang dilibatkan. Alhamdulillah, aksi yang dilakukan mahasiswa ini berlangsung aman dan tertib,” pungkasnya.
Usai aksi, Kapolres Tapsel dan mahasiswa terlihat kompak memungut sampah di area aksi.
Baca juga: Surati Jokowi, DPRD Sumut Setuju Batalkan Kenaikan Harga BBM
Dari pantauan, usai menyampaikan orasinya, ratusan mahasiswa tampak membubarkan diri. Seketika itu juga, tampak personil kepolisan beserta Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Imam Zamroni langsung memungut sampah.
Melihat aksinya tersebut, sejumlah massa aksi yang awalnya hendak membubarkan diri akhirnya turut memungut sampah.
AKBP Imam Zamroni mengatakan, aksi memungut sampah tersebut merupakan bentuk untuk membersihkan hati. Dimana, aksi yang dilakukan mahasiswa ini memperlihatkan hati mereka yang bersih.
Baca juga: Imbas Kenaikan BBM, Tarif Angkot di Medan Naik 30 Persen
“Untuk itu, kita mengajak rekan-rekan mahasiswa yang awalnya datang dengan hati yang bersih dan pulang dengan hati yang bersih juga,” ungkapnya.
Lebih lanjut, perwira menengah Polri ini mengatakan, untuk pengamanan aksi mahasiswa tersebut pihak kepolisian mengerahkan 260 personil. Dimana, 160 personil dari Polres Padangsidimpuan dan 100 personil dari Polres Tapanuli Selatan.
“Tadi juga ada personil cadangan yang dilibatkan. Alhamdulillah, aksi yang dilakukan mahasiswa ini berlangsung aman dan tertib,” pungkasnya.
(nic)
Lihat Juga :