2 Ibu Susui Anaknya di Tahanan, Bagaimana Putri Candrawati?

Selasa, 06 September 2022 - 15:51 WIB
loading...
2 Ibu Susui Anaknya...
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkum HAM Sulsel Suprapto. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Dua orang ibu di Makassar yang saat ini menjalani masa hukuman di rumah tahanan ( rutan ) terpaksa harus membawa anaknya untuk disusui di dalam rutan.

Kondisi tersebut berbeda dengan salah satu tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J, yakni Putri Candrawati, yang mengajukan permohonan untuk tak ditahan dengan alasan memiliki anak yang masih kecil serta berada dalam kondisi kesehatan yang kurang stabil.

Baca juga: Bareskrim Agendakan Periksa Putri Candrawathi Pakai Alat Antibohong

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkum HAM Sulsel Suprapto mengatakan, kedua orang ibu sementara menjalani hukuman dengan membawa masing masing anaknya ke dalam rutan dikarenakan anak mereka masih balita dan harus mendapatkan asi dari ibunya.



“Jadi benar, saat ini ada dua orang ibu dan dua bayi yang ikut bersama ibunya karena masih menyusui. Ibunya masih menjalani masa hukumannya di Rutan Makassar,” tuturnya kepada SINDOnews, Senin (5/9/2022).

Dia juga mengatakan, kedua ibu tersebut telah mengajukan agar anaknya bisa ikut ke dalam rutan. Dengan pertimbangan anaknya yang harus menyusu, pihak rutan pun tidak dapat menolak.

Baca juga: Besok, Bareskrim Juga Periksa Ferdy Sambo Pakai Alat Antibohong

"Ibunya yang mengajukan ke rutan. Tidak bisa ditolak karena anak itu masih menyusui," ujarnya.

Suprapto mengatakan, seharusnya sedari awal kedua ibu tersebut mengajukan keringanan, sebelum ada putusan dari pengadilan.

"Sebelum diputuskan itu harusnya mengajukan keringanan di pengadilan. Kami di rutan hanya menjalankan putusan pengadilan. Rutan juga tidak ada hak untuk memberikan keringanan,” tukasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Kronologi Penganiayaan...
Kronologi Penganiayaan Napi Lapas Blitar hingga Koma 3 Hari dan Berujung Kematian
Gempar! Napi di Lapas...
Gempar! Napi di Lapas Blitar Diduga Dianiaya hingga Koma 3 Hari
Kalapas Enemawira Diduga...
Kalapas Enemawira Diduga Paksa Napi Makan Daging Anjing, Endingnya Dinonaktifkan
41 Narapidana Berisiko...
41 Narapidana Berisiko Tinggi Dikirim ke Lapas Nusakambangan
2 Prajurit Kopassus...
2 Prajurit Kopassus Tersangka Pembunuhan Kacab Bank Ditahan di Rutan Maximum Security
Unggahan Alyssa Daguise...
Unggahan Alyssa Daguise Usai Melahirkan Viral, Netizen Ramai Beri Dukungan
Jessica Iskandar Akui...
Jessica Iskandar Akui Terpapar Hepatitis A karena Imunnya Ambruk selama Menyusui
Kontroversi Tahanan...
Kontroversi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Dikembalikan Lagi Jadi Tahanan Rutan KPK
Rekomendasi
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Jangan Asal Olahraga!...
Jangan Asal Olahraga! Ini 9 Adab Berolahraga dalam Islam
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
Berita Terkini
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Gubernur Mathius Dukung...
Gubernur Mathius Dukung Roadmap Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan di Papua
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved