Misteri Kerajaan Kanjuruhan, Tertua di Jatim dan Berlokasi di Malang

Sabtu, 03 September 2022 - 07:17 WIB
loading...
Misteri Kerajaan Kanjuruhan, Tertua di Jatim dan Berlokasi di Malang
Candi Badut peninggalan Kerajaan Kanjuruhan. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MALANG - Singasari, dan Majapahit, begitu mentereng namanya. Menjadi kerajaan besar di Nusantara, yang wilayahnya membentang sangat luas. Namun siapa sangka, di Malang, juga terdapat kerajaan tua yang jauh lebih dahulu ada sebelum Singasari dan Majapahit.

Baca juga: Asal Nama Stadion Tertua di Indonesia Gajayana di Malang, Ternyata Terinspirasi Kerajaan Ini...

Dalam catatan sejarah Kerajaan Kanjuruhan yang berada di Malang tersebut, usianya sama dengan Kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat. Kerajaan kuno itu terletak di aliran Kali Metro, dan berada di lereng timur Gunung Kawi.



Bukti keberadaan adanya Kerajaan Kanjuruhan adalah ditemukannya prasasti Dinoyo tahun 682 saka, atau 760 Masehi. Prasasti Dinoyo sendiri merupakan bagian dari peninggalan Kerajaan Kanjuruhan, yang diidentifikasi berdiri pada abad 6 dan 7 Masehi.

Baca juga: Sebelum Tewas Tanpa Baju Terjun dari Lantai 9 Apartemen, Mahasiswi Cantik Asal Bogor Sempat Bertemu Pacar

Prasasti Dinoyo ini ditemukan tak jauh dari aliran Sungai Metro. Sementara salah satu bangunan peninggalan di masa Kanjuruhan, adalah Candi Badut yang lokasinya juga berada di aliran Sungai Metro.

Pada prasasti Dinoyo disebutkan, ada raja bernama Raja Dewasimha, kemudian setelah meninggal digantikan sang raja yang bernama Sang Liswa. Liswa inilah yang akhirnya mendapat gelar Gajayana.

Di masa kepemimpinan Gajayana, kerajaan ini mengalami masa kejayaan. Kekuasaan kerajaan meliputi lereng timur dan barat Gunung Kawi, bahkan sisi timur kekuasaannya mencapai ke area Pegunungan Tengger Semeru. Kemudian ke sisi utara hingga mencapai pesisir Laut Jawa. Sementara di wilayah selatan kekuasannya mencapai pantai selatan Pulau Jawa.

Baca juga: Mahasiswi Cantik Tewas Tanpa Baju Terjun dari Lantai 9 Apartemen, Diduga Akibat Persoalan Percintaan
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2032 seconds (10.177#12.26)