Survei Deloitte Indonesia: Tren Pengguna Layanan Telemedisin Meningkat
Jum'at, 02 September 2022 - 22:23 WIB
loading...
A
A
A
Temuan tersebut, tambah Steve, mengungkapkan masih terbukanya peluang pengembangan telemedisin di Indonesia dan juga bisnis di bidang tersebut. Survei juga dilakukan terhadap 30 tenaga kesehatan.
Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian kecil atau sebanyak 27,8 persen responden merasa yakin dalam memanfaatkan telemedisin dalam pekerjaannya. Sedangkan, 38,80 persen merasa kurang yakin disebabkan oleh kualitas peralatan. Baca juga: Studi: Teknologi Telemedisin Bantu Turunkan Kadar Glukosa Pasien Diabetes
"Responden tenaga kesehatan menekankan pentingnya perkembangan teknologi kesehatan digital dan infrastruktur telekomunikasi, serta sistem informasi kesehatan yang terintegrasi dalam mewujudkan layanan telemedisin yang lebih optimal," ungkapnya.
Lanjut Steve, di masa depan, layanan telemedisin juga dapat diintegrasikan dengan teknologi bio-genomika (bio-genomics). "Teknologi ini berpeluang memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien," jelasnya.
Deketahui, untuk mendukung layanan teknologi kesehatan digital, pemerintah kini sedang melaksanakan Proyek Palapa Ring yang membangun jaringan serat optik nasional sepanjang lebih dari 35.000 km kabel laut dan lebih dari 21 km kabel di daratan untuk menyediakan jaringan 4G di 34 provinsi dan 440 kota dan kabupaten.
Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian kecil atau sebanyak 27,8 persen responden merasa yakin dalam memanfaatkan telemedisin dalam pekerjaannya. Sedangkan, 38,80 persen merasa kurang yakin disebabkan oleh kualitas peralatan. Baca juga: Studi: Teknologi Telemedisin Bantu Turunkan Kadar Glukosa Pasien Diabetes
"Responden tenaga kesehatan menekankan pentingnya perkembangan teknologi kesehatan digital dan infrastruktur telekomunikasi, serta sistem informasi kesehatan yang terintegrasi dalam mewujudkan layanan telemedisin yang lebih optimal," ungkapnya.
Lanjut Steve, di masa depan, layanan telemedisin juga dapat diintegrasikan dengan teknologi bio-genomika (bio-genomics). "Teknologi ini berpeluang memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien," jelasnya.
Deketahui, untuk mendukung layanan teknologi kesehatan digital, pemerintah kini sedang melaksanakan Proyek Palapa Ring yang membangun jaringan serat optik nasional sepanjang lebih dari 35.000 km kabel laut dan lebih dari 21 km kabel di daratan untuk menyediakan jaringan 4G di 34 provinsi dan 440 kota dan kabupaten.
Lihat Juga :