Menara 165, Gedung Ikonik Spiritual di Jakarta Selatan
Jum'at, 02 September 2022 - 14:04 WIB
loading...
Gedung Menara 165 yang sangat ikonik karena lafadz Allah pada puncak menaranya.Foto/esqnews/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Bagi Anda yang sering melintas di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan tentunya tidak asing dengan Gedung Menara 165. Ya, gedung ini sangat ikonik karena lafadz Allah pada puncak menaranya.
Lalu siapakah, pemilik Gedung Menara 165 yang ikonik tersebut?. Dilansir dari berbagai sumber, Gedung Menara 165 ini berdiri tepat di Jalan TB. Simatupang Kavling 1, Jakarta Selatan. Gedung ini dibangun dan dikelola secara profesional oleh PT. Grha 165 Tbk sebagai perusahaan terbuka yang terdaftar di Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM).
Pembangunan awal Menara 165 dicetuskan pada tahun 2005 oleh sejumlah alumni Training Emotional Spiritual Quotient (ESQ) yang ingin memiliki gedung pribadi dan diperuntukkan sebagai pusat seluruh kegiatan alumni ESQ, termasuk kegiatan penyelenggaraan pelatihan ESQ.
Saat itu, sebagian besar alumni training ESQ yakin bahwa nanti akan lahir era kebangkitan bangsa, dan Menara 165 menjadi simbol atas kebangkitan tersebut. Kini, gedung 25 lantai tersebut berfungsi sebagai perkantoran dan gedung pertemuan atau MICE (Meeting, Incetive, Convention, and Exhibition).
Lebih rincinya, Menara 165 memiliki luas tanah 9.660 meter², terdiri atas 24 lantai perkantoran, 1 lantai puncak sebagai masjid, 3 lantai basement, 4 ballroom berkapasitas 1.000 orang, yakni Granada, Andalucia, Cordoba, serta Gibraltar yang dapat digunakan untuk pernikahan, rapat, pelatihan, wisuda, pameran, pertemuan, konser musik, penghargaan, peluncuran produk, ulang tahun, peragaan busana dan acara lainnya.
Lalu siapakah, pemilik Gedung Menara 165 yang ikonik tersebut?. Dilansir dari berbagai sumber, Gedung Menara 165 ini berdiri tepat di Jalan TB. Simatupang Kavling 1, Jakarta Selatan. Gedung ini dibangun dan dikelola secara profesional oleh PT. Grha 165 Tbk sebagai perusahaan terbuka yang terdaftar di Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM).
Pembangunan awal Menara 165 dicetuskan pada tahun 2005 oleh sejumlah alumni Training Emotional Spiritual Quotient (ESQ) yang ingin memiliki gedung pribadi dan diperuntukkan sebagai pusat seluruh kegiatan alumni ESQ, termasuk kegiatan penyelenggaraan pelatihan ESQ.
Saat itu, sebagian besar alumni training ESQ yakin bahwa nanti akan lahir era kebangkitan bangsa, dan Menara 165 menjadi simbol atas kebangkitan tersebut. Kini, gedung 25 lantai tersebut berfungsi sebagai perkantoran dan gedung pertemuan atau MICE (Meeting, Incetive, Convention, and Exhibition).
Lebih rincinya, Menara 165 memiliki luas tanah 9.660 meter², terdiri atas 24 lantai perkantoran, 1 lantai puncak sebagai masjid, 3 lantai basement, 4 ballroom berkapasitas 1.000 orang, yakni Granada, Andalucia, Cordoba, serta Gibraltar yang dapat digunakan untuk pernikahan, rapat, pelatihan, wisuda, pameran, pertemuan, konser musik, penghargaan, peluncuran produk, ulang tahun, peragaan busana dan acara lainnya.
Lihat Juga :