Polisi Selidiki Anak Keterbelakangan Mental Jadi Korban Pencabulan di Bogor
Kamis, 01 September 2022 - 17:32 WIB
loading...
Seorang bocah penyandang tuna grahita atau keterbelakangan mental berinisial GSN (13), warga Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, diduga menjadi korban pencabulan oleh pria tak dikenal. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Seorang bocah penyandang tuna grahita atau keterbelakangan mental berinisial GSN (13), warga Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, diduga menjadi korban pencabulan oleh pria tak dikenal. Kasusnya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Polresta Bogor Kota .
Menurut ibu korban GSA (36), peristiwa itu dialami putrinya pada Jumat 26 Agustus 2022. Awalnya, sang anak hendak mengambil handphone yang tertinggal tak jauh dari rumahnya sekitar pukul 21.00 WIB. Baca juga: Korban Pencabulan Penjual Siomay Lebih dari 1 Orang
"Ceritanya tuh (korban) diajakin kenalan sama beberapa laki-laki. Dia ngambil HP jam 9 malam, HP nya ketinggalan dekat klinik dekat Terminal Ciparigi," kata GSA kepada wartawan, Kamis (1/9/2022).
Ketika berjalan pulang, sang anak bercerita melewati sekumpulan pria. Di situ, korban mengaku dipanggil dan diajak berkenalan dengan pria tersebut.
"Dia (korban) jalan pulang tapi ngelewatin orang-orang itu lagi nongkrong, terus dipanggil terus ada satu yang (diduga) melakukan pelecehan itu awalnya cuma dipeluk terus ditarik di atas rumput dia diperlakukan gitu (pencabulan). (Diduga pelaku) satu orang, yang tiga orang cuma nongkrong," ungkapnya.
Menurut ibu korban GSA (36), peristiwa itu dialami putrinya pada Jumat 26 Agustus 2022. Awalnya, sang anak hendak mengambil handphone yang tertinggal tak jauh dari rumahnya sekitar pukul 21.00 WIB. Baca juga: Korban Pencabulan Penjual Siomay Lebih dari 1 Orang
"Ceritanya tuh (korban) diajakin kenalan sama beberapa laki-laki. Dia ngambil HP jam 9 malam, HP nya ketinggalan dekat klinik dekat Terminal Ciparigi," kata GSA kepada wartawan, Kamis (1/9/2022).
Ketika berjalan pulang, sang anak bercerita melewati sekumpulan pria. Di situ, korban mengaku dipanggil dan diajak berkenalan dengan pria tersebut.
"Dia (korban) jalan pulang tapi ngelewatin orang-orang itu lagi nongkrong, terus dipanggil terus ada satu yang (diduga) melakukan pelecehan itu awalnya cuma dipeluk terus ditarik di atas rumput dia diperlakukan gitu (pencabulan). (Diduga pelaku) satu orang, yang tiga orang cuma nongkrong," ungkapnya.
Lihat Juga :