Gandeng Blue Forest, Amartha Tanam 4.000 Mangrove di Tanakeke
Rabu, 31 Agustus 2022 - 17:37 WIB
loading...
A
A
A
"Program ini memang seharusnya tidak berhenti pada penanamannya saja, tetapi harus terus berlanjut agar menciptakan dampak bagi warga sekitar," jelas Rio.
Sekadar diketahui, Amartha merupakan microfinance marketplace yang telah berpengalaman lebih dari 12 tahun bergerak dalam layanan keuangan inklusif bagi segmen ultra mikro.
AVP of Marketing & PR Amartha, Rezki Warni menyebutkan, hingga saat ini Amartha telah menyalurkan modal kerja sebesar lebih dari tujuh triliun rupiah kepada lebih dari satu juta perempuan pengusaha mikro di35.000desa di Indonesia.
Sementara bagi desa, Amartha hadir memperkuat ekonomi informal, mengurangi ketimpangan pendapatan, dan mengentaskan kemiskinan.
"Amartha membawa konsep baru tentang pinjam-meminjam uang. Bagi pelaku UMKM di pedesaan yang belum terlayani oleh layanan keuangan, Amartha memberikan akses permodalan. Bagi pendana, platform Amartha mewakili UMKM sebagai alternatif instrumen investasi yang menguntungkan dan berdampak," katanya.
Baca Juga: Gojek dan Wagub Sulsel Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Lantebung
Khusus di Sulawesi Selatan, Amartha telah beroperasi sejak tahun 2019 dan terus menunjukan performa bisnis yang positif dengan jumlah poin operasional sebanyak 128 poin. Lewat akses permodalan, Amartha telah menjangkau lebih dari120.000mitra di wilayah Sulawesi yang tersebar di 2.700 desa.
“Program ini merupakan permulaan bagi Amartha untuk terus memberdayakan pelaku ekonomi informal, tidak hanya dengan layanan keuangan inklusif, tetapi juga dengan melakukan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan," tandas Rezki Warni.
Sekadar diketahui, Amartha merupakan microfinance marketplace yang telah berpengalaman lebih dari 12 tahun bergerak dalam layanan keuangan inklusif bagi segmen ultra mikro.
AVP of Marketing & PR Amartha, Rezki Warni menyebutkan, hingga saat ini Amartha telah menyalurkan modal kerja sebesar lebih dari tujuh triliun rupiah kepada lebih dari satu juta perempuan pengusaha mikro di35.000desa di Indonesia.
Sementara bagi desa, Amartha hadir memperkuat ekonomi informal, mengurangi ketimpangan pendapatan, dan mengentaskan kemiskinan.
"Amartha membawa konsep baru tentang pinjam-meminjam uang. Bagi pelaku UMKM di pedesaan yang belum terlayani oleh layanan keuangan, Amartha memberikan akses permodalan. Bagi pendana, platform Amartha mewakili UMKM sebagai alternatif instrumen investasi yang menguntungkan dan berdampak," katanya.
Baca Juga: Gojek dan Wagub Sulsel Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Lantebung
Khusus di Sulawesi Selatan, Amartha telah beroperasi sejak tahun 2019 dan terus menunjukan performa bisnis yang positif dengan jumlah poin operasional sebanyak 128 poin. Lewat akses permodalan, Amartha telah menjangkau lebih dari120.000mitra di wilayah Sulawesi yang tersebar di 2.700 desa.
“Program ini merupakan permulaan bagi Amartha untuk terus memberdayakan pelaku ekonomi informal, tidak hanya dengan layanan keuangan inklusif, tetapi juga dengan melakukan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan," tandas Rezki Warni.
(tri)
Lihat Juga :