Kisah Tragis Ki Ageng Mangir, Ksatria Penentang Mataram yang Tewas di Tangan Mertua

Rabu, 31 Agustus 2022 - 05:37 WIB
loading...
Kisah Tragis Ki Ageng...
Saat Panembahan Senopati memerintah Kerajaan Mataram Islam, hiduplah seorang pemuda bernama Bagus Wanabaya atau lebih dikenal dengan Ki Ageng Mangir. (Ist)
A A A
Saat Panembahan Senopati memerintah Kerajaan Mataram Islam, hiduplah seorang pemuda bernama Bagus Wanabaya atau lebih dikenal dengan Ki Ageng Mangir.

Dalam babad Tanah Jawa, Ki Ageng Mangir diceritakan masih satu keturunan dengan Prabu Brawijaya V dari Majapahit. Artinya, Ki Ageng Mangir dan Panembahan Senopati masih satu trah dengan Prabu Wijaya V.

Karena trah inilah, Bagus Wanabaya merasa memiliki hak untuk menguasai daerah Mangir (karena itu dia dikenal Ki Ageng Mangir) yang waktu itu berada di wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram. Ki Ageng Mangir tidak mau tunduk pada Mataram.

Sebab, baginya wilayah Mangir merupakan tanah perdikan Majapahit. Dari sinilah muncul perselisihan antara Ki Ageng Mangir dengan Panembahan Senopati.

Untuk menundukkan Ki Ageng Mangir, Panembahan Senopati harus berhitung cermat. Sebab, selain kekuatan teknis, Ki Ageng Mangir memiliki tombak sakti bernama Kiai Baru Klinting. Panembahan Senopati hampir nekat menghadapi Mangir dengan kekuatan pasukan kalau saja tidak mendengar usulan penasehat kerajaan yaitu, Ki Juru Mertani.

Sang penasehat meminta Senopati untuk menempuh cara lain menaklukkan Ki Ageng Mangir. Cara lain itu adalah tipu daya dengan mengunakan perempuan cantik. Kebetulan saat itu Ki Ageng Mangir masih lajang. Maka cara menguasai lewat perempuan tentu sangat efektif, tanpa pertumpahan darah.

Untuk melaksanakan rencana ini, Senopati bahkan menunjuk putrinya sendiri bernama Retna Pembayun. Retna mulanya bertugas menjadi mata-mata di Mangir dengan menyamar sebagai ledhek (penari seni Tayub).

Mulai dari sinilah jalinan asmara itu dirajut bersama tim penari Tayub, Retna Pembayun berangkat ke Mangir untuk mengadakan pertunjukan. Pada kesempatan ini, putri Senopati itu menggunakan nama samaran Lara Kasihan.

Tahu bahwa ada rombongan grup kesenian Tayub menggelar pertunjukan di wilayahnya, Ki Mangir mengutus anak buahnya untuk mengundang Lara Kasihan dan timnya mengadakan pertunjukan di halaman Dalem Mangiran.

Ki Ageng Mangir yang menyaksikan pertunjukan itu langsung terpesona melihat paras Lara Kasihan yang begitu cantik. Ki Ageng Mangir jatuh cinta. Ki Ageng Mangir tanpa ragu meminta Lara Kasihan menjadi istrinya.

Disebutkan bahwa Retna Pembayun senang karena misinya untuk menjebak Ki Ageng Mangir telah berhasil. Namun, uniknya, meski ada misi dendam sang ayah, Pembayun menerima pinangan Ki Ageng Mangir karena dia juga mencintainya.

Keduanya jatuh cinta dan akhirnya menikah. Dalam perjalanan waktu, Lara Kasihan pun akhirnya hamil. Alangkah bahagianya Ki Ageng Mangir saat mengetahui istrinya hamil.

Namun, kebahagiaan itu hanya sesaat ketika Lara Kasihan terpaksa harus membuka topengnya. Kepada Ki Mangir, Lara Kasian mengaku bahwa dirinya adalah Retna Pembayun, putri dari Panembahan Senopati. Pengakuan itu bagai petir di siang bolong.

Baca: Negarakertagama, Kitab yang Jadi Saksi Kejayaan Majapahit.

Ki Ageng Mangir kaget dan marah karena merasa telah ditipu. Namun, cinta sejadi Pembayun seolah menghapus dendam dan niat sang ayah. Ia berusaha memberi solusi terbaik untuk suaminya.

Pembayun meyakinkan suaminya kalau dirinya benar-benar mencintainya. Ia pun kemudian membujuk suaminya untuk mau menghadap Panembahan Senopati sebagai mertuanya.

Demi cintanya pada Pembayun dan bayi yang sedang dikandungnya, Ki Ageng Mangir memenuhi permintaan istrinya. Ia dan istrinya menghadap Panembahan Senopati.

Kedatangan Ki Ageng Mangir ke istana Mataram disambut dengan membuat Tarub, di mana tombak sakti Kiai Baru Klinting milik Ki Mangir harus ditinggal di luar.

Dikisahkan bahwa begitu bertemu dengan Panembahan Senopati, Ki Ageng Mangir langsung menghaturkan sujud sungkem pada mertuanya. Saat itu pula, dendam Panembahan Senopati bergejolak. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, tombak sakti tadi digunakan Senopati untuk menikam Ki Ageng Mangir.

Baca Juga: Kisah Serangan Berdarah Raden Wijaya, Hancurkan 18.000 Pasukan Mongol.

Dengan kekuatan yang masih tersisa, Ki Agen hendak menyeruduk Senopati. Namun, sang mertua dengan sigap pula membenturkan kepala Ki Ageng ke batu tempat ia duduk yang dinamakan Watu Gilang.

Saat itulah kepala Ki Ageng Mangir hancur dan dia tewas seketika. Melihat suaminya tewas mengenaskan, Pembayun menangis histeris. Jenazah Ki Ageng Mangir kemudian dimakamkan di di pemakaman kerabat Mataram Kotagede, Yogyakarta.

Sumber:

wikipedia
diolah dari berbagai sumber
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
BEM PTNU Gelar Mukernas...
BEM PTNU Gelar Mukernas 2025, Presidium Nasional Tekankan Kolaborasi Gerakan
Anomali Krida Toyota:...
Anomali Krida Toyota: Menyulap Dealer 6 Hektar Jadi Resor Otomotif dan Markas Balap Mandalika
Di Panggung FORNAS VIII,...
Di Panggung FORNAS VIII, NTB Dapat Sinyal Positif dari Menpora untuk PON 2028
Rekomendasi
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Berita Terkini
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved